Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penjelasan Pabrikan Motor Lain Tolak Front Ride Height dari Ducati

Kompas.com - 09/01/2023, 12:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim 2023 MotoGP melarang perangkat ketinggian depan atau front ride height adjuster. Keputusan itu diumumkan pada Maret tahun lalu, asosiasi pabrikan (MSMA) memutuskan perangkat itu tak perlu dipakai.

Pelarangan front ride height adjuster membuat Ducati kecewa. Sebab pabrikan asal Italia itu telah menginvestasikan waktu dan sumber daya untuk mengembangkan perangkat ketinggian depan.

Namun, Ducati harus menerima kenyataan tersebut sebab lima pabrikan lain menolak penggunaan front ride height adjuster di MotoGP 2023. Padahal sistem mekanikal itu sudah dipakai pada 2022.

Baca juga: Besok, 25 Ruas Jalan di Jakarta Tetap Berlaku Ganjil Genap

Tagline Mission Winnow di motor balap tim Ducati MotoGP.Gareth Harford Tagline Mission Winnow di motor balap tim Ducati MotoGP.

Davide Barana, Direktur Teknis Ducati Corse mengatakan tidak suka berbicara terlalu banyak tentang ini. Menurutnya pabrikan lain lebih suka melarang sebab lebih mudah ketimbang mengikuti langkah Ducati.

“Kami yang pertama memperkenalkan sistem (rear holeshot) sebagai permulaan, yang lain mengikuti. Jadi kami mengembangkan langkah kedua, untuk menurunkan (belakang) selama operasi, dan yang lainnya mengikuti," kata dia mengutip Crash.net, Senin (9/1/2023).

“Langkah selanjutnya adalah memperluas kemampuan ini ke bagian depan motor juga," kata Barana.

Baca juga: Mesin Honda Vario Overheat, Jangan Dipaksakan Jalan

Aleix Espargaro saat berlaga pada MotoGP Austria 2022Dok. Aprilia Aleix Espargaro saat berlaga pada MotoGP Austria 2022

“Pada titik tertentu seseorang mengajukan proposal untuk melarang perangkat semacam ini. Jelas itu sudah digunakan oleh satu pabrikan, Ducati. Ducati menyatakan kepada yang lain, 'hei, saya menggunakan perangkat ini yang akan Anda larang'," kata dia.

Kazutoshi Seki, Project Leader Yamaha MotoGP, mengatakan, ide pelarangan datang dari pihak penyelenggara dan setelah ditimbang Yamaha menilai front ride height adjuster tidak terlalu dibutuhkan.

“Sepertinya Ducati tidak senang, tapi pemahaman saya adalah permintaan ini datang dari penyelenggara. Kemudian kami mempertimbangkan semua faktor dan kemudian kami menyetujui proposal tersebut. Ini adalah pemahaman saya," kata dia.

Baca juga: Salah Pakai Cover Mobil Bisa Bikin Cat Rusak

Fabio Quartararo saat sesi tes Valencia untuk MotoGP 2023TINO MARTINO Fabio Quartararo saat sesi tes Valencia untuk MotoGP 2023

Romano Albesiano, Direktur Teknis Aprilia, mengatakan, front ride height adjuster terlalu dipaksakan. Apalagi teknologi semacam itu besar kemungkinan tidak akan dipakai di motor produksi massal.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber Crash.net
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.