Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/10/2022, 11:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Francesco Bagnaia punya peluang yang lebih besar dibanding pebalap Ducati lainnya untuk menjadi juara dunia. Meski demikian, Jorge Martin mengaku tidak sungkan untuk mengalahkan Pecco. panggilan Bagnaia.

Pebalap tim satelit Pramac Ducati tersebut dari segi poin sebenarnya cukup jauh selisihnya. Tapi, dia tetap bertekad untuk naik podium atau bahkan meraih kemenangan.

Baca juga: Sisa Tiga Seri Lagi, Marquez Jagokan Bagnaia Jadi Juara Dunia MotoGP

"Bagi Ducati, lebih baik untuk Bagnaia finis ketiga atau bahkan menang balapan. Tapi, pada akhirnya, kita berada di Kejuaraan Dunia dan saya akan berjuang untuk podium," ujar Martin, kepada Marca.com, Jumat (7/10/2022).

Pembalap Pramac Racing asal Spanyol, Jorge Martin saat mengikuti sesi latihan bebas untuk balapan MotoGP Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika di Kuta Mandalika di Lombok Tengah, Jumat (18/3/2022).AFP/BAY ISMOYO Pembalap Pramac Racing asal Spanyol, Jorge Martin saat mengikuti sesi latihan bebas untuk balapan MotoGP Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika di Kuta Mandalika di Lombok Tengah, Jumat (18/3/2022).

Martin mengatakan, jika dia bersaing dengan Bagnaia untuk posisi ketujuh atau kedelapan, maka tidak ada alasan baginya untuk mengalahkan Bagnaia.

"Tapi, untuk podium, maka itu sepadan, khususnya jika Anda memiliki kecepatan untuk menang," kata Martin.

Baca juga: Tak Ada Team Order, Rider Ducati Siap Bantu Bagnaia Jadi Juara Dunia

Berbeda dengan Martin, pebalap Ducati lainnya yang masih berstatus rookie, Marco Bezzecchi, mengaku tidak akan mengganggu Bagnaia saat balapan. Bezzecchi dan Bagnaia sama-sama didikan dari VR46 Riders Academy.

Jorge Martin saat berlaga pada MotoGP Italia 2022Dok. Pramac Racing Jorge Martin saat berlaga pada MotoGP Italia 2022

"Dia adalah teman saya, saya tidak akan menyerangnya," ujar Bezzecchi.

Berbeda lagi dengan Enea Bastianini, pebalap Gresini Racing yang musim depan akan jadi rekan setim Bagnaia, menggantikan Jack Miller. Beberapa kali Bastianini tidak ragu untuk menyalip Bagnaia.

Bahkan, Bastianini merebut kemenangan dari Bagnaia saat balapan pada MotoGP Aragon. Ketika di MotoGP Jepang, dia juga beberapa kali tak segan untuk mencoba menyalip Bagnaia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.