Tak Ada Team Order, Rider Ducati Siap Bantu Bagnaia Jadi Juara Dunia

Kompas.com - 04/10/2022, 16:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai gelaran MotoGP Thailand pada pekan lalu, pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo masih kukuh di puncak klasemen. Namun, jaraknya semakin tipis dengan Francesco Bagnaia.

Seperti diketahui, di Sirkuit Buriram, Quartararo hanya mampu finis di posisi 17. Hasil tersebut membuatnya tak mendapatkan tambahan poin. Sementara Bagnaia yang finis di posisi ketiga mampu menambah 16 poin.

Alhasil jarak Quartararo dengan Bagnaia semakin tipis, hanya selisih dua poin.

Baca juga: Cek Harga Nmax dan PCX 160 Oktober 2022

Meski balapan tinggal tersisa tiga seri lagi, tim Ducati belum menurunkan perintah team order kepada rider lain untuk mempermulus jalan Bagnaia menuju gelar juara dunia.

Hanya saja, sejak GP San Marino, para bos Ducati meminta para rider untuk tak agresif saat berduel dengan Bagnaia.

Aksi Johann Zarco di Grand Prix Thailand pun mendapat sorotan. Pasalnya Zarco terlihat sengaja tak menyalip Bagnaia usai mendahului Marc Marquez.

Pebalap Pramac Racing Johann Zarco saat menghadiri sesi konferensi pers seusai balapan MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (20/3/2022) sore Wita.KOMPAS.com/BENEDIKTUS AGYA PRADIPTA Pebalap Pramac Racing Johann Zarco saat menghadiri sesi konferensi pers seusai balapan MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (20/3/2022) sore Wita.

Tak sedikit warganet yang menduga bahwa hal yang dilakukan Zarco merupakan perintah team order untuk menghalangi jalan Marquez mendahului Bagnaia.

Menanggapi hal ini, Zarco pun menampik tuduhan tersebut. Ia mengaku sengaja tak menyalip Bagnaia karena menghindari risiko kecelakaan. Meski begitu, dirinya siap membantu Bagnaia untuk meraih gelar juara dunia jika hal itu dibutuhkan.

"Kami sudah bicara dengan Ducati sejak Misano. Jelas, Ducati tidak ingin memungkiri kemenangan para pebalap untuk menjadi juara. Tetapi soal posisi lainnya, jika kami mempertimbangkan langkah agar tak merebut poin (Peco), maka itu hal yang bagus,” ujar Zarco dikutip dari GPOne, Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Mengadopsi Teknologi RN22e, Hyundai Ioniq 5 N Siap Meluncur 2023

Zarco melanjutkan, bahwa finis di posisi keempat merupakan hal yang positif dan ia tak ingin mengambil risiko kemungkinan tergelincir jika mendahului Bagnaia.

"Finis keempat di Thailand adalah hasil yang positif. Untuk menyalip Pecco, saya harus mencari garis balap yang belum terlalu kering dengan risiko tergelincir. Saya sudah ambil risiko dengan Marc, tetapi saya tak merasa bisa begitu dengan Pecco. Saya rasa itu keputusan terbaik," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.