Kompas.com - 23/09/2022, 19:31 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Ban bocor jadi salah satu momok bagi pengendara sepeda motor matik alias skutik, apalagi ketika sedang menempuh perjalanan jauh.

Salah satu penanganan utamanya sudah tentu harus ditambal. Namuna pemilik skutik harus paham bila ada tiga metode penambalan ban, khususnya yang menggunakan jenis tubeless.

Ketiganya adalah metode cacing, payung, dan tip top. Selain menawatkan kelebihan dan kekurangan, secara harga juga berbeda-beda.  

Baca juga: Begini Cara Baca Informasi Ban Lewat Kode Huruf dan Angka

Menurut Siswoyo, Spesialis Ban Surodadi Pedurungan Semarang, ongkos tambal ban tubeless dihitung berdasarkan jumlah titik yang bocor. 

"Per lubang kalau tambal ban biasa Rp 10.000 untuk motor, Rp 20.000 kalau untuk mobil. Itu per titik hitungnya," ucapnya kepada Kompas.com, Jumat (23/9/2022). 

Beda lagi kalau bocor halus, Siswoyo mengatakan, metode penanganan dengan dua cara yakni ban dalam atau cairan anti bocor. Untuk harga mirip-mirip, tinggal bagaimana pemilik motor saja.

Cairan anti bocorDicky Aditya Wijaya Cairan anti bocor

"Bocor halus kalau di tambal malah areanya makin besar, pilihannya antara di pasang ban dalam atau isi cairan anti bocor. Kalau ban dalam Rp 32.000 sudah termasuk ongkos pasang. Alternatif lain, menggunakan cairan anti bocor, harganya Rp 35.000 per botol," kata dia. 

Siswoyo melanjutkan, pentil ban kemudian dilakukan cek kondisi guna memastikan tidak ada bocor halus. Bila ada air keluar dari celah pentil langsung diganti. 

Baca juga: Masih Amankah Menggunakan Ban Tubeless yang Sering Ditambal?

"Kalau ada air keluar berarti bocor halus, ganti pentil Rp 10.000," tambahnya. 

Bekas tambalan ban tubeless pada motorDicky Aditya Wijaya Bekas tambalan ban tubeless pada motor

Tarjo, Pemilik Bengkel Spesialis Tambal Ban Tip Top Primajasa Semarang mengatakan, beda halnya tambal ban tubeless biasa, tambal ban model tip top tarifnya lebih mahal. 

"Satu titik bocor atau sobek ongkos tambal Rp 40.000 untuk motor, kalau mobil Rp 70.000," ucapnya. 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.