Kompas.com - 23/09/2022, 10:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Peralihan kendaraan listrik telah membawa banyak perubahan. Dari sektor transportasi umum, penggunaan taksi listrik telah meningkatkan jarak tempuh, namun dengan biaya yang lebih rendah.

Suratmanto, Technical Service Manager PT Blue bird, mengatakan, armada taksi listrik relatif minim kendala. Bahkan, penggunaan taksi listrik membawa beberapa keuntungan bagi pengemudi.

“Sejak beroperasi pada 2019 hingga saat ini, mobil listrik beroperasi cukup baik dan tidak ada masalah,” ujar Suratmanto, dalam webinar Accelerating Battery-Electric Vehicles: Indonesia National Workshop (22/9/2022).

Baca juga: Ada Fenomena Antrean Kendaraan di SPBU, Beli BBM Bisa 20 Menit

Bluebird dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Kenalkan Gerakan #BaliCleanEnergy Dok. Bluebird Bluebird dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Kenalkan Gerakan #BaliCleanEnergy

“Rata-rata Km sekarang cukup tinggi, kurang lebih sampai 400 Km per hari. Dan di mana kalau reguler taksi biasa maksimal bisa 300 Km,” kata dia.

Dengan kondisi ini, odometer taksi listrik memang lebih tinggi dibandingkan taksi konvensional. Menurutnya, sejak dioperasikan pada 2019 hingga kini, rata-rata odometer taksi listrik sudah menempuh 500.000 Km.

Dari sisi biaya, dengan naiknya harga Pertalite menjadi Rp 10.000 per liter, maka estimasi penggunaan sejauh 100 Km, butuh biaya Rp 100.000 untuk 10 liter.

Baca juga: Jangan Sembarang Isi Daya Power Bank di Dalam Mobil

“Kalau kita hitung konsumsi energi per 100 Km, kalau mobil listrik dengan asumsi per kWh Rp 1.650, butuh 26 kWh dengan biaya hanya Rp 42.900,” ucap Suratmanto.

“Penghematan biaya sekitar 57 persen. Sehingga lebih efisien dari sisi cost-nya, dari sisi save energy-nya, untuk mobil listrik,” kata dia.

Kemudian, armada taksi listrik juga tidak perlu repot antre pengisian BBM. Pengemudi hanya harus melakukan isi daya baterai di pool atau tempat-tempat yang sudah disediakan.

Mobil listrik kita range-nya bisa tempuh 300 Km sekali isi. Namun, dengan operasional hingga 400 Km sehari, maka butuh pengecasan sampai dua kali,” kata Suratmanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.