Update Rencana Investasi Tesla di Indonesia, Jadi atau Tidak?

Kompas.com - 08/08/2022, 08:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Kabar mengenai investasi Tesla di Indonesia perihal ekosistem baterai mobil listrik sudah mencuat sejak tahun lalu. Namun, sampai sekarang rencana investasi Tesla di Indonesia masih jadi tanda tanya, jadi atau tidak?

Terlebih usai pertemuan Presiden Jokowi dengan CEO Tesla Incorporated Elon Musk di Texas, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu yang diklaim membuahkan hasil. Tesla makin digadang-gadang siap membangun pabrik mobil listrik di Tanah Air.

Faktanya, sampai Agustus 2022, rencana tersebut tampaknya belum final. Kepastian ini diungkap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca juga: Ini Bocoran Mobil Baru di GIIAS 2022, Ada Apa Saja?

Presiden RI Joko Widodo bertemu dengan CEO Tesla Inc, yang juga pendiri Space X di Boca Chica, Amerika Serikat (AS), Sabtu (14/5/2022).Dokumentasi Sekretariat Kabinet Presiden RI Joko Widodo bertemu dengan CEO Tesla Inc, yang juga pendiri Space X di Boca Chica, Amerika Serikat (AS), Sabtu (14/5/2022).

“Pengembangan EV battery terus berlanjut. Amerika masuk, Ford sudah tanda tangan dua minggu lalu. Tesla masih negosiasi. VW dengan BASF juga sudah,” ujar Luhut, disitat dari tayangan Live Report Youtube Kompas TV (6/8/2022).

“Mereka mengunjungi, dan mereka katakan Indonesia is the best. Kita enggak pernah melihat yang seperti ini. Ternyata di luar China, ada Indonesia yang bekerja spartan seperti ini,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa Tesla bakal berinvestasi di Indonesia.

Baca juga: Banyak Motor Listrik, Ini Merek Motor yang Ikut GIIAS 2022

Tesla dikabarkan berminat investasi pada ekosistem baterai mobil dan mobil listrik di Indonesia, dengan membangun pabrik di Batang, Jawa Tengah.

"Batang akan jadi pusat kawasan Industri terbaik di Indonesia. Di sana akan ada perusahaan-perusahaan besar, seperti LG, Foxconn, Tesla pun Insyaallah akan masuk ke sana dan beberapa perusahaan lain," ujar Bahlil (19/5/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.