Kompas.com - 22/02/2022, 09:22 WIB

Dalam sektor otomotif, Korea Selatan juga telah berkomitmen untuk turut serta dalam menciptakan ekosistem kendaraan listrik lewat pembangunan pabrik baterai mobil listrik dan produksi mobil listrik melalui merek mobil Hyundai.

Baca juga: Berapa Lama Masa Pakai Baterai Motor Listrik?

Lebih jauh, pabrik baterai mobil listrik yang merupakan proyek konsorsium antara LG dengan PT Industri Baterai Indonesia terkait diperkirakan mulai beroperasi pada akhir 2023 mendatang.

Tahap pertama, disebutkan bahwa kapasitas produksinya akan mencapai 10 giga watt per hour. Investasi di bidang ini, diperkirakan sebesar 9,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 142 triliun.

"Ini investasi terbesae Indonesia pasca-reformasi dan itu dibangun daei hulu ke hilir. Dari mining, smelter, prekursor, katode, sampai recycle pun daur ulangnya di Indonesia," kata Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.