Rossi Sebut Yamaha Mulai Kesulitan Sejak 2016 karena Magneti Marelli

Kompas.com - 13/01/2022, 18:01 WIB
Hasil MotoGP Valencia: Pebalap Yamaha SRT Italia Valentino Rossi melambai kepada para penggemar saat ia membalap pada sesi latihan bebas di MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo di Cheste pada 13 November 2021. AFP/JOSE JORDANHasil MotoGP Valencia: Pebalap Yamaha SRT Italia Valentino Rossi melambai kepada para penggemar saat ia membalap pada sesi latihan bebas di MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo di Cheste pada 13 November 2021.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai pensiun Valentino Rossi mulai lebih terbuka mengenai Yamaha. Menurutnya Yamaha mulai kesulitan sejak MotoGP memakai paket elektronik dari Magneti Marelli.

Hal itu mulai terjadi pada musim 2016. Yamaha yang paling terdampak karena sebelumnya menggunakan ECU sendiri. Menurut insinyur Yamaha, paket itu justru kurang cocok dengan motor Yamaha M1.

Baca juga: Kabar Peluncuran Motor Baru Gesits pada 2022

Davide Brivio bersama Valentino Rossi dan Colin Edwards Foto: Tuttmotoriweb/ Getty Images Davide Brivio bersama Valentino Rossi dan Colin Edwards

"Dari 2015 hingga 2016 ada perubahan besar. Saat itu, unit ECU berasal dari Magneti Marelli. Tujuannya adalah untuk mencapai keseimbangan performa yang lebih baik antara motor pabrikan dan yang lain," kata Rossi mengutip Motorsport-total.com, Kamis (13/1/2022).

"Saya ingat itu adalah masalah besar bagi Yamaha. Saya pikir Yamaha terkena pukulan paling keras," kata Rossi.

"Dengan elektronik (buatan) Yamaha sendiri, motor memiliki keseimbangan yang sangat baik, dan bekerja dengan sangat baik. Para insinyur Jepang sangat pandai membuat elektronik ini. Mereka sangat baik dalam memperbaiki masalah," katanya.

Sebaliknya kata legenda MotoGP tersebut, semua berubah saat Yamaha memakai satu merek elektronik.

Baca juga: Latber Street Race di Ancol, Ubah Balap Liar jadi Event Olahraga

Para pebalap saat balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo di Cheste pada 14 November 2021. Hasil MotoGP Valencia: Francesco Bagnaia juara, sedangkan Valentino Rossi finis di peringkat ke-10.AFP/JOSE JORDAN Para pebalap saat balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo di Cheste pada 14 November 2021. Hasil MotoGP Valencia: Francesco Bagnaia juara, sedangkan Valentino Rossi finis di peringkat ke-10.

“Ketika kami beralih ke Magneti Marelli, kami mengambil langkah mundur yang besar. Motornya jadi sulit dikendarai,” kata Rossi.

The Doctor mengatakan semenjak itu motor selalu mengalami masalah kontrol traksi.

“Kontrol traksi, tetapi di atas semua itu, manajemen mesin, sangat buruk. Tidak lagi seimbang dengan baik. Sebelumnya semua selaras," ungkapnya.

"Kami berjuang dengan elektronik Magneti-Marelli. Pada tahun-tahun berikutnya, para insinyur Jepang memiliki masalah besar dalam menangani elektronik Magneti-Marelli dengan benar," kata Rossi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.