Viral, Video Konflik Antarwarga Diduga gara-gara Klakson Mobil

Kompas.com - 13/01/2022, 13:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Viral di media sosial video pasangan suami istri (pasutri) yang terluka karena dianiaya oleh tetangganya di Lingkungan III, Jalan Platina Raya, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (9/1/2022).

Rekaman itu diunggah oleh sejumlah akun Instagram, salah satunya adalah @tkpmedan.
Tertulis dalam keterangan, "Gara-Klakson, Suami Berlumuran Darah dan Istri Patah Tangan Dihajar Tetangga.”

Usut punya usut, ternyata kasus penganiayaan tersebut disebabkan oleh hal yang sepele. Awalnya pria berinisial D dan istrinya berinisial A serta anaknya hendak keluar rumah menggunakan mobil.

Pada saat yang bersamaan, pria berinisial R yang berjarak hanya tiga rumah dari D juga hendak keluar rumah ingin mencari sarapan bersama istri dan anak lelakinya.

Melihat mobil R, D langsung membunyikan klakson panjang yang mengagetkan.

Baca juga: Rapor Ekspor Motor Indonesia Tahun 2021

Kemudian, R dikabarkan emosi dan tidak terima setelah mendengar suara klakson dari mobil yang dikendarai oleh D. R pun turun dari mobilnya dan terlibat cekcok dengan D hingga akhirnya melakukan penganiayaan kepada D dan istrinya.

“Itu keterangan dari pasutri. Sementara dari keterangan satunya (terlapor) belum kita gali. Kita belum sampai mendetail,” ucap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Rabu (12/1/2022).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TKPMEDAN (@tkpmedan)

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menilai saat ini penggunaan klakson di Indonesia terlalu bebas. Orang bisa sesuka hati membunyikan klakson secara berlebihan.

Kondisi inilah yang dianggap Jusri bisa memancing emosi dan menimbulkan konflik di jalan, bahkan berujung tindakan kriminal.

“Banyak kejadian konflik gara-gara penggunaan klakson. Misalnya di jalan tol, saling bersinggungan dan membunyikan klakson sampai akhirnya berkelahi,” ujar Jusri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.