Pengendara Moge Cekcok dengan Sopir Truk, Ingat Pentingnya Jaga Emosi

Kompas.com - 25/11/2021, 07:42 WIB
Ilustrasi moge. Eki RazakiIlustrasi moge.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar di media sosial video rombongan pengendara motor gede (moge) yang dikawal polisi terlibat percekcokan dengan sopir truk.

Video insiden yang terjadi di Jalan Pantura, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, itu viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @romansasopirtruck.

Kaporles Batang AKBP M Irwan Susanto mengatakan, perseteruan itu diduga karena unsur salah paham antara pengendara moge dan sopir truk.

Rombongan moge diketahui hendak menyalip truk, tetapi merasa kesulitan hingga akhirnya terjadi salah paham.

Baca juga: Hyundai dan Visi untuk Wujudkan Dunia Tanpa Emisi

Perekam video tersebut juga ikut melontarkan kata-kata yang kurang pantas. Padahal, pengendara moge sudah meminta maaf kepada sopir truk, dan kasus sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Allhamdullillah bisa diselesaikan di lokasi oleh masyarakat. Kita sebagai aparat kepolisian mengimbau bagaimana bermedia sosial yang baik dan memberikan edukasi ke masyarakat,” ucap Susanto dikutip dari Kompas.com, Rabu (24/11/2021).

Akibat kejadian ini, kemacetan pun sempat mengular hingga 1 kilometer. Sebab, Jalan Pantura merupakan jalur padat kendaraan.

Menanggapi hal ini, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, saat berkendara di jalan raya, pengemudi motor besar dan pengguna jalan lain harus saling mengalah dan memiliki sifat berbagi untuk menghindari gesekan ini.

“Masalahnya adalah lemahnya kita dalam berempati. Coba misalkan ada empati, tidak akan kejadian seperti itu. Harus ingat bahwa jalan raya adalah ruang publik,” ucap Jusri.

Baca juga: Transmisi CVT New Avanza Beda dengan CVT Lainnya

Sementara itu, Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani menambahkan, hal utama yang harus dijaga ketika mengendarai motor cc besar adalah emosi dan kesabaran karena biasanya pengendara moge cenderung akan memacu kecepatan tinggi.

“Dengan cc besar, kita akan lebih cenderung terpacu untuk menarik gas dan arogan saat di jalan. Maka, hal itulah yang harus diwaspadai. Sabar dan pahami tujuan berkendara bukan soal kecepatan, tapi selamat sampai tujuan,” kata Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.