Loyalis Rush dan Terios Ingatkan Bahaya Merokok di Dalam Mobil

Kompas.com - 06/09/2021, 16:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komunikasi secara daring menjadi pilihan berinteraksi di tengah pandemi Covid-19. Termasuk urusan menjalin silahturahmi dalamkomunitas mobil seperti yang dilakukan Terios Rush Club Indonesia (TeRuCi).

Untuk menjalin keakraban, para loyalis pengguna Toyota Rush dan Daihatsu Terios menggelar acara nongkrong virtual antar chapter yang mengangkat tema soal perawatan kendaraan dalam keseharian komunitas.

Acara yang dihadiri puluhan anggota dari chapter Jakarta, Depok, Bekasi, dan Tangerang ini ikut menggundang Ketua Koalisi Indonesia Bebas Tar (Kabar) Ariyo Bimmo. Hal ini karena menyangkut tema yang diusung soal perawatan interior mobil agar tetap prima.

Baca juga: Anniversary ke-15, Toyota Yaris Club Indonesia Gelar Aksi Sosial

"Hari ini kita kumpul untuk merawat hubungan antar anggota. Sama seperti mobil, biarpun intensitas bertemu (fisik) menurun, kualitas harus tetap bagus," kata Humas Pengurus Pusa TeRucI Reza Dado, dalam keterangan resminya, Minggu (5/9/2021).

Komunitas TeRuCiTeRuCi Komunitas TeRuCi

Menurut Reza, adanya pembatasan mobilitas di tengah pandemi, pantang membuat lalai pemilik mobil dalam merawat interior, terlebih bila mobil jarang digunakan. Dengan rutin membuka kaca jendela dan pintu, sangat berguna memberikan sirkulasi udara.

Tak hanya itu, Reza juga meminta para anggota TeRuCi untuk menghentikan kebiasaan merokok di dalam mobil. Hal tersebut karena ada efek yang sangat merugikan.

"Merokok di dalam mobil bisa menimbulkan bau, merusak interior, dan berpengaruh kepada harga jual mobil nantinya," ucap Reza.

Sementara itu, Bimmo menjelaskan mengenai bahayanya kebiasaan merokok di dalam kabin mobil yang kerap dianggap sepele, yakni menyangkut soal keselamatan dan kualitas udara untuk kesehatan.

Baca juga: Komunitas Motor Listrik Sambut Baik Proyek Konversi Motor Listrik

Terios Rush Club Indonesia (Teruci)istimewa Terios Rush Club Indonesia (Teruci)

Menurut Bimmo, efek dari merokok di dalam kabin mobil tak hanya berdampak bagi pengendara, tapi juga penumpang lain sama-sama ada di dalamnya.

"Asap rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya yang akan menempel di interior mobil. Asap inilah yang sangat berbahaya dan bisa ikut terhirup oleh orang lain di sekitar perokok dan berbahaya bagi kesehatan," ucap Bimmo.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.