Bisnis Logistik Menjadi Tulang Punggung ASSA di Tengah Pandemi

Kompas.com - 31/07/2021, 08:42 WIB
PT Astra International Tbk-Isuzu Sales Operation (AI-ISO/Astra Isuzu) yang mendukung PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) dengan peluang bisnis penyewaan mobil, terutama di sektor transportasi logistik yang semakin cerah seiring dengan gencarnya pembangunan infrastruktur. PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) - PT Astra International Tbk-Isuzu Sales Operation (AI-ISO/Astra Isuzu)PT Astra International Tbk-Isuzu Sales Operation (AI-ISO/Astra Isuzu) yang mendukung PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) dengan peluang bisnis penyewaan mobil, terutama di sektor transportasi logistik yang semakin cerah seiring dengan gencarnya pembangunan infrastruktur.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) emiten transportasi dan logistik, berhasil melanjutkan pertumbuhan kinerja hingga Semester I-2021.

Presiden Direktur ASSA Prodjo Sunarjanto mengatakan, hingga semeter I-2021, perseroan telah mencapai lebih dari 50 persen target pendapatan seiring meningkatnya kinerja dari jasa ekspress melalui AnterAja.

Untuk diketahui, ASSA memiliki tiga pilar bisnis yang meliputi mobilitas (rental kendaraan, jasa pengemudi, car sharing), bisnis jual-beli kendaraan (Lelang-JBA dan online marketplace kendaraan Caroline), serta end-to-end logistic (logistik dan kurir ekspress-Anteraja).

Baca juga: Begini Cara Putar Balik yang Aman

“Kami bersyukur karena bisnis ASSA masih bisa bertumbuh dan berkembang secara signifikan di tengah situasi yang sulit saat ini. Melalui inovasi-inovasi bisnis baru berbasis teknologi yang terus dikembangkan, diharapkan ASSA dapat terus melanjutkan pertumbuhan kinerja dimasa depan,” ucap Presiden Direktur ASSA Prodjo Sunarjanto dalam webinar, Jumat (30/7/2021).

Adapun pendapatan ASSA selama Januari- Juni 2021 mengalami kinerja positif sebesar 50,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Suasana parkir di sebuah perusahaan rental kendaraan atau sewa mobilTribunnews.com Suasana parkir di sebuah perusahaan rental kendaraan atau sewa mobil

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pendapat terbesar berasal dari jasa ekspress Anteraja yang telah bertumbuh hingga 269,9 persen dengan menyumbang pendapatan sebesar Rp982,3 miliar atau 46,6 persen dari total pendapatan ASSA,” kata Prodjo.

Kemudian pendapatan terbesar kedua diberikan dari bisnis sewa kendaraan mobil penumpang, autopool dan juru mudi dengan kontribusi sebesar 37,7 persen atau mencapai Rp795,0 miliar, diikuti dengan bisnis jual kendaraan bekas sebesar Rp180,8 miliar, serta jasa lelang sebesar Rp87,5 miliar, dan dari bisnis logistik sebesar Rp64,5 miliar.

Baca juga: Berburu Honda Mobilio Bekas, Harga Termurah Dijual Rp 90 Jutaan

Meskipun kondisi ekonomi nasional dan global masih tertekan oleh pandemi Covid-19, ASSA optimis masih dapat melanjutkan kinerja positif di tahun ini dengan membidik pertumbuhan pendapatan minimal sebesar 20-25 persen.

Di samping itu, ASSA tengah meluncurkan beberapa inovasi di tengah pandemi, yaitu digitalisasi melalui aplikasi-aplikasi digital serta media sosial untuk menjadi tumpuan ASSA dan anak usaha agar tetap tumbuh berkelanjutan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.