Nyicil Beli Ban Mobil, Dahulukan buat Ban Belakang

Kompas.com - 30/05/2021, 10:01 WIB
Ilustrasi pemeriksaan ban mobil. ShutterstockIlustrasi pemeriksaan ban mobil.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ban merupakan salah satu bagian penting dari kendaraan bermotor. Ban berfungsi sebagai penopang beban kendaraan, penggerak kendaraan, serta membantu handling kendaraan.

Pada saat melakukan penggantian ban, terkadang pemilik kendaraan tidak menggantinya secara bersamaan keempat ban mobil.

Ada yang menggantinya hanya dua ban dengan alasan lebih hemat biaya atau memang karena ban yang lainnya masih dalam kondisi bagus.

Baca juga: Hasil FP1 MotoGP Italia 2021; Vinales Tercepat, Marquez dan Rossi Tercecer

Pada saat melakukan penggantian ban, sebaiknya ban yang baru di pasang di bagian depan atau belakang?

On Vehicle Test PT Gajah Tunggal Tbk, Zulpata Zainal, menjelaskan sebaiknya penggantian ban yang memiliki performa lebih bagus dipasang di bagian belakang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi ban mobilDok. Shutterstock Ilustrasi ban mobil

"Sesuai rekomendasi untuk safety pengendaraan sebaiknya ban baru yang memiliki performa lebih bagus dipasangkan di belakang tanpa melihat penggerak rodanya," kata Zulpata kepada Kompas.com, Sabtu (29/5/2021).

Baca juga: Kenapa AC Berpengaruh pada Tarikan Mesin Mobil?

Penggunaan ban dengan performa bagus di belakang bukan tanpa alasan. Hal ini dilakukan untuk menghindari oversteer karena ban yang baru memiliki grip yang lebih bagus.

"Ban baru kalau ditaruh di depan maka dapat menyebabkan oversteer, jadi kalau kita belokkan sedikit itu responsnya bisa lebih dan malah membahayakan," ucap Zulpata.

Hal tersebut dibenarkan juga oleh Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi. Penggantian ban jika tidak bersamaan keempatnya maka yang lebih bagus ditempatkan di roda belakang.

Ban mobil Mitsubishi XpanderKOMPAS.com/Ruly Ban mobil Mitsubishi Xpander

"Soalnya kan ban belakang itu statis ya, diam, kalau ban depan kan bisa di handlling. Nah kalau misalkan roda belakang aus atau sudah tipis kan susah dikendalikan sedangkan roda depan masih bisa dikendalikan dengan setir," kata Didi kepada Kompas.com, Sabtu (29/5/2021).

Baca juga: Hasil FP2 MotoGP Italia 2021: Bagnaia Tercepat, Rossi dan Marquez Masih Tertinggal

Sedangkan jika ingin melakukan rotasi ban sebaiknya dilakukan secara menyilang. Dalam artian ban belakang kiri jika akan dipindah ke depan maka pindahkan ke bagian depan kanan, begitu juga sebaliknya.

"Kalau rotasi itu setiap ban ada yang beda juga, tapi itu di buku pedoman pemilik atau buku manual juga sudah ada penjelasannya," kata Didi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X