Simak Pentingnya Inspeksi Awal pada Sistem Pengereman Truk

Kompas.com - 29/05/2021, 16:02 WIB
Truk-truk pengangkut tanah terparkir di sekitar area pembangunan Tol Cijago Seksi 3. Dok. Kementerian PUPRTruk-truk pengangkut tanah terparkir di sekitar area pembangunan Tol Cijago Seksi 3.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh kendaraan niaga seperti truk umum terjadi dikarenakan cacat pada sistem pengereman. Terbukti dari seringnya kejadian truk mengalami rem blong diberitakan.

Oleh karena itu, pre-inspection atau pengecekan awal sebelum mulai berkendara jadi kegiatan yang penting dilakukan. Pre-inspection pada truk terdiri dari berbagai macam aspek vital, salah satunya ada pada sistem pengereman.

Ahmad Wildan selaku Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menegaskan pentingnya pengecekan awal pada sistem pengereman sebelum berangkat mengemudi.

Baca juga: Kenapa AC Berpengaruh pada Tarikan Mesin Mobil?

Bimbingan teknis pengemudi truk yang dilaksanakan BPTJ dan KNKTDOK. KNKT Bimbingan teknis pengemudi truk yang dilaksanakan BPTJ dan KNKT

Sebelum mulai melakukan pengecekan, pastikan truk diparkir di tempat yang aman dengan kontur datar. Pastikan pula mesin sudah dalam keadaan mati, kunci kontak pada posisi off, transmisi netral. Aktifkan rem parkir dan ganjal ban untuk berjaga-jaga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada materi yang dibagikan Wildan, Sabtu (29/5/2021), ada beberapa komponen pada sistem pengereman yang wajib dicek. Untuk sistem rem Full Hydraulic Brake (FHB) dan Air Over Hydraulic (AOH) pastikan minyak rem tidak merembes dan terisi sesuai batas.

Ganti minyak rem secara berkala dan hindari mencampurkan minyak rem yang spesifikasinya berbeda. Selain itu jangan lupa periksa selang minyak rem serta master rem dalam kondisi prima.

Selanjutnya, pastikan pedal rem berfungsi normal. Lampu indikator vakum tidak menyala. Injak pedal rem beberapa kali guna memastikan tidak ada kevakuman yang tertinggal pada booster rem untuk kendaraan yang dilengkapi booster.

Baca juga: Hasil FP2 MotoGP Italia 2021: Bagnaia Tercepat, Rossi dan Marquez Masih Tertinggal

Pengemudi trukDOK. UD TRUCKS Pengemudi truk

Menilik bagian kolong truk, sistem pengereman yang sehat tidak ada tetesan minyak rem. Lihat kampas rem dan pastikan dalam kondisi baik. Cakram rem serta tromol pun dalam kondisi prima.

Untuk sistem pengereman Full Air Brake (FAB) atau rem angin, coba nyalakan mesin dan periksa indikator tekanan rem angin normal. Jangan sampai jarum penunjuk berada di warna merah.

Lalu cek air tank dengan cara tarik tuas udara di bawah air tank, pastikan tidak ada tetesan air. Yang terakhir, periksa brake chamber dan slack adjuster.

Wildan menilai, dengan sikap yang disiplin untuk selalu melakukan pengecekan kondisi sistem rem sebelum berangkat mengemudi, risiko kecelakaan akibat gagal rem bisa diminimalisir.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.