Penjualan Suku Cadang Motor Terimbas Larangan Mudik

Kompas.com - 01/05/2021, 08:02 WIB
Ilustrasi motor Honda servis di bengkel resmi AHASS Dok. WahanaIlustrasi motor Honda servis di bengkel resmi AHASS

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor merupakan alat transportasi populer di Indonesia. Tak sedikit pemudik menggunakan motor meski sangat tidak dianjurkan pemerintah.

Keputusan pemerintah melarang mudik Lebaran tahun ini pada 6-17 Mei 2021 pun berdampak kepada penjualan suku cadang kendaraan bermotor khususnya motor.

Pianghung, Head of Part Main Dealer PT Wahana Makmur Sejati (WMS), main dealer motor Honda Jakarta-Tangerang, mengatakan, penurunan paling terasa untuk komponen fast moving.

Baca juga: Alasan Toyota Raize GR Sport Tidak Punya Transmisi Manual

V-Belt motor matikFoto: Honda DAM V-Belt motor matik

"Kalau kita lihat sejarahnya spare part fast moving sebelum ada pandemi sangat bagus, tapi dengan adanya pandemi dan larangan mudik penjualan spare part turun 35 persen," kata Pianghung dalam konferensi pers virtual, Jumat (30/4/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sayang Pianghung tidak merinci komponen apa saja yang paling terdampak. Serta berapa total penjualan suku cadang sebelum dan setelah ada pandemi Covid-19. Karena tahun lalu pemerintah juga melarang masyarakat mudik.

"Tapi sejauh ini yang tidak mudik juga tetap ada yang ganti karena dibutuhkan buat perawatan motor berkala," katanya.

Baca juga: Diskon PPnBM Tinggal Sebulan, Bagaimana Pembeli Toyota Raize?

Promo potongan harga di AHASSFoto: Istimewa Promo potongan harga di AHASS

Adapun yang dimaksud suku cadang fast moving pada motor setidaknya ada delapan item, mencakup untuk motor jenis skutik, bebek atau moped dan sport.

Rinciannya yaitu mencakup busi, filter oli, filter udara, kampas rem, gir dan rantai (bebek dan sport), V-Belt (matik), kampas kopling, dan roller (matik).

Suku cadang fast moving harus diganti sesuai dengan masa pakai. Berikut rinciannya:

1. Busi = Setiap 6.000 kilometer berikut kelipatannya.
2. Filter oli = Setiap 9.000 kilometer dan kelipatannya.
3. Filter udara = Setiap 9.000 kilometer dan kelipatannya.
4. Kampas rem = Setiap 12.000 kilometer dan kelipatannya.
5. Gir dan rantai (bebek dan sport) = Setiap 18.000 dan kelipatannya.
6. V-Belt (matik) = Setiap 24.000 kilometer dan kelipatannya.
7. Kampas kopling = Setiap 24.000 kilometer dan kelipatannya.
8. Weight roller = Setiap 24.000 kilometer dan kelipatannya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X