JPKM dan Kemenhub Ajak Masyarakat untuk Tidak Mudik

Kompas.com - 30/04/2021, 19:10 WIB
Pelabuhan Merak tak layani penyebrangan orang pada arus mudik tahun 2021 KOMPAS.COM/RASYID RIDHOPelabuhan Merak tak layani penyebrangan orang pada arus mudik tahun 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Kegiatan mudik atau pulang kampung selama periode libur Lebaran tahun ini resmi dilarang pemerintah.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik hari raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Dalam aturan tersebut dijelaskan perjalanan yang dilarang meliputi perjalanan lintas kota, kabupaten, provonsi, negara di dalam rentang waktu yang telah ditentukan, yakni pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.

Terkait hal ini Jurnalis Peduli Kesehatan Masyarakat (JPKM) bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengajak masyarakat untuk tidak mudik Lebaran dan menggunakan alat komunikasi untuk dapat bersilaturahmi secara virtual dengan keluarga yang jauh.

Baca juga: Alasan Toyota Raize GR Sport Tidak Punya Transmisi Manual

Menurut Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi dan Investasi Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Wihana Kirana Jaya, kasus Covid-19 biasanya naik tajam selepas liburan tertentu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Contohnya, selama Lebaran 2020, kasus harian melonjak 93 persen, sedangkan kematian mingguan naik 66 persen. Selanjutnya, pada libur akhir 2020, kasus harian melejit 78 persen, sedangkan kematian naik 46 persen.

Meski begitu, dia menuturkan, pemerintah menyadari, mudik adalah ritual sosial di Indonesia. Mudik sudah menjadi mindset masyarakat Indonesia dari tahun ke tahun.

Webinar Mudik Sehat Dari RumahWebinar Mudik Sehat Dari Rumah Webinar Mudik Sehat Dari Rumah

“Itu sebabnya, kampanye mudik sehat dari rumah ini cukup bagus, karena ritual mudik tetap bisa dijalankan secara virtual, tanpa tatap muka, dan mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Kampanye ini harus disosialisasikan terus,” ujar Wihana saat webinar Mudik Sehat dari Rumah, Jumat (30/4/2021).

Ketua Umum Jurnalis Peduli Kesekatan Masyarakat (JPKM) Irwen Azahir berharap dengan adanya kampanye mudik dari rumah ini bisa menjadi solusi untuk masyarakat yang ingin bersilaturahmi.

“Pemanfataan teknologi informasi dan media sosial sebagai media silatuhrami, bisa menjadi solusi tanpa mengurangi makna silaturahmi,” ujar Irwen.

Baca juga: Ini Motor Honda yang Paling Laris di Jakarta-Tangerang

Tidak hanya itu JPKM bersama Kemenhub juga mengajak masyarakat membagikan momen silaturahmi bersama keluarga secara virtual, dengan mengikuti kontes membuat atau mengambil foto sesuai dengan tema mudik sehat dari rumah, yang kemudian di upload ke media sosial instagram dengan tag IG @jpkm.di.

Kegiatan ini bertujuan guna mendukung aturan pemerintah demi mencegah penyebaran virus Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.