Curah Hujan Masih Tinggi, Hindari Parkir di Tempat Ini

Kompas.com - 01/02/2021, 19:21 WIB
ilustrasi parkir mobil pararel www.rgj.comilustrasi parkir mobil pararel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewasa ini intensitas guyuran hujan di berbagai wilayah Indonesia masih cukup tinggi. Bahkan, pada titik tertentu terjadi banjir tinggi sehingga tak bisa dilewati kendaraan bermotor.

Seiring dengan hal tersebut, bagi Anda yang kerap memarkirkan mobil di luar ruangan harus kembali memperhatikan kemiringan tanah dan sekitarnya. Sebab, parkir di luar ruangan lebih berisiko.

Pertama, mobil rentan terkena pohon tumbang apabila hujan lebat yang disertai angin kencang. Dalam kasus ekstrem, kendaraan bisa tersambar petir.

Baca juga: Mengenal Bushing, Komponen Kecil Penunjang Kenyamanan Kendaraan

Puluhan mobil pribadi terparkir di badan Jalan Dokter Susilo, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (19/11/2017).Kompas.com/Sherly Puspita Puluhan mobil pribadi terparkir di badan Jalan Dokter Susilo, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (19/11/2017).

“Tempat parkir di bawah pepohonan yang besar bisa berakibat fatal,” ucap Jusri Pulubuhu, Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), kepada Kompas.com belum lama ini.

“Selain tumbang, ranting dan dahan pohon yang jatuh juga bisa menggores bodi mobil. Belum lagi getahnya juga merusak lapisan cat,” katanya.

Kemudian, hindari parkir di tempat yang memiliki level atau pijakan lebih rendah dan berpotensi tergenang air. Sebab bila terjadi banjir, mobil bakal sulit diselamatkan.

Baca juga: Truk Terguling di Tanjakan, Ini Pentingnya Jaga Jarak dengan Kendaraan Berat

Ilustrasi penitipan dan parkir mobil di bandara.airportparkingreservations.com Ilustrasi penitipan dan parkir mobil di bandara.

“ Area parkir dengan kontur cekung berisiko banjir, otomatis mobil yang terparkir bisa tergenang,” tambah Training Director Safety Defensive Consultant Sony Susmana.

Tempat berikutnya yang rawan saat musim hujan adalah di bawah papan reklame. Menurut Jusri, hujan deras yang disertai angin kerap kali merobohkan media iklan ini.

“Meski papan reklame sudah dirancang dan dibangun kokoh, dengan perhitungan matang, bukan tidak mungkin rentan tertiup angin dan berpotensi roboh,” kata Jusri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X