Viral, Video Pemuda Akrobat di Atas Motor Berujung Cium Aspal

Kompas.com - 23/12/2020, 08:22 WIB
Pemuda yang melakukan aksi akrobat di atas instagram.com/streetmannersindonesiaPemuda yang melakukan aksi akrobat di atas

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama pandemi virus Covid-19, beberapa ruas jalan raya menjadi lebih lengang. Sebab, tidak sedikit masyarakar yang memilih untuk tinggal di rumah saja. Meskipun masih banyak yang tidak bisa meninggalkan pekerjaan dan tetap harus keluar rumah.

Suasana jalan yang lengang memang tampak asyik untuk berkendara, sekedar menghirup udara segar atau jalan-jalan. Namun, bukan berarti pengendara sepeda motor ataupun mobil bisa bertindak sesuka hati alias ugal-ugalan.

Baca juga: V-KOOL Siapkan Kaca Film Harga Miring

Seperti video yang diunggah oleh akun @streetmannersindonesia. Dalam video berdurasi 15 detik tersebut, terlihat seorang pemuda mengendarai sepeda motor sembari beraktrasi.

Pengemudi motor tersebut berdiri di atas motor, hingga akhirnya terjatuh dan mencium aspal. Tindakannya tentu berbahaya bagi dirinya sendiri dan orang lain.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by streetmannersindonesia (@streetmannersindonesia)

Terkait hal ini Training Director Safety Defensive Consultant Sony Susmana memberikan tanggapannya. Menurutnya, hal tersebut tidak hanya memalukan tetapi juga menunjukan kebodohan pengemudi tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Silahkan saja beratraksi asal bukan di jalan raya, karena jalan raya bukan arena, atau tempat latihan, dan bukan juga milik pribadi. Jadi, penggunaannya harus dengan bijak dan penuh tanggung jawab,” ujar Sony saat dihubungi Kompas.com, Selasa (22/12/2020).

Sony menambahkan, setiap meter kendaraan bergerak harus diperhitungkan dari segi keamanannya.

“Jadi, duduk harus sempurna, kecepatan harus sesuai dengan lajurnya, perangkat keselamatan juga harus full digunakan. Dan yang paling penting akal sehat harus digunakan. Apabila ada yang diabaikan, maka akan berujung kecelakaan dan bahkan bisa menyertakan pihak lain,” kata Sony.

Baca juga: Kemendikbud Apresiasi Program Vokasi AHM

Aturan Berkendara

Setiap orang yang menggunakan jalan wajib berperilaku tertib dan (atau), mencegah hal-hal yang dapat merintangi, membahayakan keamanan dan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, atau yang dapat menimbulkan kerusakan jalan. Hal ini tercantum dalam peraturan pada UU Nomor 22 tahun 2009 pasal 105.

ilustrasi kebut-kebutan di jalan.KOMPAS ilustrasi kebut-kebutan di jalan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.