Apa Efek Tidak Mengganti Engine Mounting yang Sudah Aus?

Kompas.com - 09/12/2020, 16:21 WIB
Mesin mobil Mazda yang berteknologi SKYACTIV-X response.jpMesin mobil Mazda yang berteknologi SKYACTIV-X

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah satu komponen penunjang kenyamanan pada mobil yang ada di ruang mesin yaitu engine mounting. Fungsi dari engine mounting ini yaitu meredam getaran mesin agar tidak sampai ke kabin.

Sesuai dengan namanya, engine mounting juga bisa dibilang sebagai dudukan mesin ke sasis atau bodi mobil. Selain meredam getaran dari mesin, engine mounting juga menjaga mesin agar tetap duduk di tempatnya.

Seiring pemakaian kendaraan, engine mounting juga perlu diganti dengan yang baru. Namun bisa dibilang kalau engine mounting merupakan slow moving parts yang artinya tidak perlu diganti rutin seperti oli mesin.

Baca juga: Mengenal Bus AKAP Angkatan Pagi, Sampai Lokasi Masih Sore

Tampilan mesin mobil BMW terbaru yang dipamerkan pada BMW Exhibition di Plaza Senayan Atrium, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020). BMW Indonesia kembali adakan exhibiton selama 3 hari pada 20-22 November, dan memperkenalkan tiga unit BMW terbaru yang dipamerkan, yaitu New BMW M135i xDrive, New BMW M235i xDrive Gran Coupe dan New BMW M2 CS.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Tampilan mesin mobil BMW terbaru yang dipamerkan pada BMW Exhibition di Plaza Senayan Atrium, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020). BMW Indonesia kembali adakan exhibiton selama 3 hari pada 20-22 November, dan memperkenalkan tiga unit BMW terbaru yang dipamerkan, yaitu New BMW M135i xDrive, New BMW M235i xDrive Gran Coupe dan New BMW M2 CS.

Dealer Technical Support PT Toyota Astra Motor, Didi Ahadi mengatakan, usia pakai dari engine mounting ini bisa sampai 100.000 km. Jika sudah aus dan tidak diganti, tentu kenyamanan penumpang yang jadi korbannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau sudah aus engine mountingnya, timbul getaran yang besar di dalam kabin. Getaran ini membuat tidak nyaman bagi pengemudi dan penumpang,” kata Didi kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Target Pertamina Mandalika SAG Team Jadi Juara Dunia Moto2

Didi menambahkan, getaran mesin yang tidak teredam dengan baik oleh engine mounting bisa sampai setir bahkan kursi. Oleh karena itu, jika memang sudah aus, sebaiknya diganti dengan yang baru, agar tetap nyaman digunakan.

Engine mounting itu biasanya ada tiga atau empat untuk penggerak roda depan, sedangkan kalau penggerak belakang ada dua. Penggerak depan lebih banyak karena termasuk transaxle,” kata Didi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.