Mengenal Bus AKAP Angkatan Pagi, Sampai Lokasi Masih Sore

Kompas.com - 07/12/2020, 17:21 WIB
situasi terminal bus akap tribunnews.comsituasi terminal bus akap

JAKARTA, KOMPAS.com – Bus antar kota antar provinsi (AKAP) biasa juga disebut sebagai bus malam. Penyebutan bus malam ini karena mayoritas beroperasi di malam hari, sehingga sampai di tempat tujuan masih pagi atau subuh.

Namun sekarang, sudah ada pilihan bagi yang ingin berangkat pagi dengan menaiki bus AKAP. Salah satu pencetus hadirnya bus AKAP angkatan pagi yaitu PO Putera Mulya asal Wonogiri Jawa Tengah. Lalu sejak kapan bus angkatan pagi ini mulai beroperasi?

Staf Operasional PO Putera Mulya, Ismuyoko mengatakan, dahulu memang bus dengan rute Wonogiri – Jakarta tidak ada yang berangkat pagi. Baru muncul bus AKAP angkatan pagi saat tersambungnya Tol Trans Jawa pada Februari 2019.

Baca juga: Bolehkah Mencampur Udara pada Ban dengan Nitrogen?

Putera Mulya Individiual Executive Class Jakarta-MalangPutera Mulya Putera Mulya Individiual Executive Class Jakarta-Malang

“Awalnya kami mencoba start pagi arah Jakarta ke timur. Ternyata respon dari penumpang cukup bagus karena mereka sampai tujuan masih sore sehingga masih ada angkutan lokal untuk melanjutkan perjalanannya,” kata Ismuyoko kepada Kompas.com, Senin (7/12/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ismuyoko menambahkan, dengan tersambungnya Tol Trans Jawa, waktu tempuh Wonogiri – Jakarta bisa ditempuh cuma delapan jam. Karena waktu perjalanan yang singkat tersebut, tidak diperlukan lagi overnight trip.

“Kalau dibandingkan antara berangkat malam atau pagi, waktu tempuhnya hampir sama karena lebih banyak lewat tol,” kata Ismuyoko.

Baca juga: Mengapa STNK Kendaraan yang Sudah Dijual Perlu Diblokir?

Bus AKAP Maxibus XHD PO Putera MulyaRaihanluthfi14.blogspot.com Bus AKAP Maxibus XHD PO Putera Mulya

Dengan banyaknya pilihan jam keberangkatan ini juga berpengaruh pada segmentasi penumpangnya. Ismuyoko mengatakan kalau bus AKAP angkatan pagi lebih diminati mereka yang bepergian dengan keluarga dan anak kecil, sehingga bisa menikmati perjalanan siang hari.

“Untuk okupansinya masih rata antara berangkat pagi dan sore. Tapi kalau Jumat atau Minggu, lebih ramai yang sore karena segmen pekerja yang senang traveling lebih memilih night trip,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X