Mencoba Bus PO Nusantara Bodi Cityliner buatan Nusantara Gemilang

Kompas.com - 29/11/2020, 07:01 WIB
Kabin bus AKAP PO Nusantara Kompas.com/Fathan RadityasaniKabin bus AKAP PO Nusantara

Ketika berbicara dengan pengemudi armada ini, dia mengatakan walaupun mesinnya terbilang lawas, karena keluaran tahun 2004, masih bisa berlari kencang di jalan tol. Dia mengatakan, bus ini masih sanggup melawan Scania K410iB yang memiliki tenaga 410 TK.

Memasuki kabinnya, Cityliner milik PO Nusantara ini merupakan model Super High Decker (SHD) sehingga memiliki dek yang lebih tinggi dari bus biasanya.

Ketika masuk ke kabin, ada satu hal yang menarik perhatian, yaitu posisi kandang macan atau tempat istirahat sopir yang ada di sebelah kabin kemudi, memanfaatkan tingginya kabin Cityliner SHD ini.

Baca juga: Mobil Listrik Honda Berstatus Mobil Terbaik Jerman

PO Nusantara dengan trayek Bogor - Kudus ini memiliki kelas pelayanan eksekutif dengan susunan kursi dua kanan dan dua kiri (2-2) sebanyak 36 bangku yang dilengkapi dengan leg rest dan armrest. Kursinya sendiri dilabur warna abu-abu dan silver buatan Aldila.

Kompas.com mencoba untuk duduk di kursi bagian depan atau istilahnya hot seat tepat di belakang kursi pengemudi. Untuk tinggi reporter yang 178 cm, ketika leg rest diangkat, kaki jadi mentok ke sekat. Namun jika tidak, leg room di hot seat ini cukup luas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ditilang, SIM Juga Bisa Dicabut Ini Aturannya

Kabin bus AKAP PO NusantaraKompas.com/Fathan Radityasani Kabin bus AKAP PO Nusantara

Berpindah ke kursi bagian belakang, menurut reporter Kompas.com lebih nyaman. Karena saat leg rest di angkat, kaki tidak mentok. Selain itu pandangan ke luar juga tetap luas karena bentuk bus yang unik dan kacanya yang lebar.

Untuk fasilitas yang didapat saat naik bus ini yaitu selimut, lalu ada beberapa colokan listrik untuk mengisi daya HP dan ada TV di bagian depan.

Kemudian di belakang kabin juga disediakan toilet yang hanya bisa digunakan untuk buang air kecil dan digunakan saat bus berjalan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X