Menunggu Wacana Relaksasi Pajak Nol Persen, Peminat Mobil Bekas Anjlok

Kompas.com - 16/10/2020, 08:12 WIB
Ilustrasi menjual mobil bekas (Dok. Shutterstock) Ilustrasi menjual mobil bekas (Dok. Shutterstock)
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wacana relaksasi pajak mobil baru nol persen yang dilontarkan Kementerian Perindustrian ( Kemenperin) beberapa waktu lalu belum juga ada kepastiannya.

Tidak adanya kejelasan mengenai kebijakan yang ditujukan untuk mendorong penjualan otomotif di Indonesia ini terlanjur berpengaruh terhadap jual beli kendaraan roda empat.

Wacana ini tidak hanya pada penjualan mobil baru, tetapi juga mobil bekas yang mengalami penurunan konsumen sejak munculnya wacana tersebut.

Senior Manager Marketing Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih mengatakan, sejak munculnya wacana tersebut banyak konsumen yang membatalkan membeli mobil.

Baca juga: Ini Biaya Resmi Penerbitan STNK Baru

Otomatis, penjualan mobil seken juga mengalami penurunan dibandingkan dengan sebelum informasi mengenai rencana relaksasi itu muncul.

Suzuki Auto Value merupakan layanan mobil bekas bergaransiGridOto.com Suzuki Auto Value merupakan layanan mobil bekas bergaransi

“Penjualan mobil seken sangat berpengaruh, tidak hanya mobil bekas, mobil baru juga sangat terpengaruh dengan adanya wacana itu. Banyak konsumen yang kemudian menunda membeli mobil,” katanya kepada Kompas.com, Kamis (15/10/2020).

Herjanto menambahkan, penurunan ini cukup dirasakan oleh para pedagang mobil setengah pakai. Mengingat, sebelumnya penjualan mobil bekas sempat mengalami kenaikan.

“Dulu sempat naik, kemudian ada PSBB ketat lagi ditambah dengan adanya wacana itu kembali menurun. Pasal mobil bekas kembali lesu, karena banyak yang menunda beli,” ujarnya.

Baca juga: Catat, Ini Syarat dan Alur Urus STNK Hilang

Menurutnya, seharusnya pemerintah memberikan kejelasan mengenai rencana tersebut. Jika memang wacana itu tidak jadi sebaiknya disampaikan, tetapi jika memang akan direalisasikan seharusnya segera dilakukan.

“Kalau tidak ada kejelasan seperti ini kasihan pasar, konsumen juga bingung. Jangan-jangan setelah membeli relaksasi pajak jadi, makanya tidak jadi membeli,” tuturnya.

Mobil bekas taksi yang dipasarkan mulai dari Rp 50 Jutaan Mobil bekas taksi yang dipasarkan mulai dari Rp 50 Jutaan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X