Pilih-pilih Bahan Kaca Film Sebelum Pasang di Mobil Kesayangan

Kompas.com - 11/10/2020, 10:41 WIB
Proses pemasangan kaca film KOMPAS.com/Aprida Mega NandaProses pemasangan kaca film

JAKARTA, KOMPAS.comKaca film merupakan komponen penting yang ada di mobil. Selain fungsinya untuk mengurangi panas yang masuk ke kabin mobil, kaca film bisa juga bisa mengubah tampilan kendaraan.

Ada yang senang dengan kaca film bening, ada juga yang memilih menjaga privasinya dengan memasang yang lebih gelap. Berdasarkan terang dan gelapnya, ada tiga pilihan kaca film yang dibedakan dari jenis bahan dasarnya.

Berdasarkan bahan dasarnya, pertama ada nano metal, nano ceramic, dan nano carbon. Ketiga bahan ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Martin, pemilik 3M Authorized Dealer di Jakarta Barat dan Tangerang akan menjelaskan perbedaannya.

Baca juga: Rumors Kehadiran Mazda CX-70, Calon Rival Fortuner dan Pajero Sport

Ilustrasi proses pemasangan kaca film di Toko Maju Jaya, di Blok M Mall Lt. Basement, Jakarta SelatanKompas.com/Dio Ilustrasi proses pemasangan kaca film di Toko Maju Jaya, di Blok M Mall Lt. Basement, Jakarta Selatan

“Nano metal itu dari segi tolak panas dan warnanya pasti bagus ketika kaca filmnya masih dalam kondisi prima. Bagus dalam arti tolak panasnya tinggi kemudian visibilitasnya juga baik,” ucap Martin kepada Kompas.com belum lama ini.

Namun di balik kelebihan ini, ada juga kekurangannya. Nano metal bisa menghambat sinyal dan sensor yang ada di kabin mobil. Sensor di sini seperti pada mobil- mobil modern dengan fitur auto headlamp dan wiper.

“Letak sensor itu kan biasanya ada di spion tengah, nah itu biasanya kerja sensornya jadi terganggu,” kata Martin.

Baca juga: Kompak dan Berkelas, Begini Tampilan Yaris Cross Bikinan Lexus

Kedua yaitu nano ceramic, dari segi tolak panas, sama bagusnya dengan nano metal. Kelebihan dari nano ceramic yaitu warna dari luar yang lebih gelap. Tetapi kekurangannya yaitu visibilitas dari kabin yang kurang ke luar.

“Visibilitas kaca film berbahan nano ceramic tidak sebaik nano metal ataupun carbon,” kata dia.

Ketiga yaitu nano carbon, menurut Martin, bahan inilah yang terbaik. Dari segi tolak panas sama baiknya dengan yang lain, kemudian visibilatas dari kabin juga yang paling jernih daripada yang lain.

Kaca film ICE-u di GIIAS 2019KOMPAS.com / Aditya Maulana Kaca film ICE-u di GIIAS 2019

“Kekurangannya, dari luar melihat ke kabin, nano carbon tidak bisa segelap nano ceramic. Bisa dibilang nano carbon paling bening kegelapannya jika dibandingkan dengan bahan lain dengan tingkat kegelapan yang sama,” ucapnya.

Jadi, pemilik mobil bisa memilih berdasarkan dari jenis bahan dasarnya. Kalau mencari tolak panas yang bagus, bisa pilih nano metal. Jika ingin yang gelap, bisa pilih nano ceramic dan yang ingin visibilitas dari dalam paling baik, pilih nano carbon.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X