Mobil Jarang Dipakai Selama PSBB, Perlukah Membuka Kaca Jendela?

Kompas.com - 10/10/2020, 11:41 WIB
Kondisi mobil yang sudah parkir lebih dari enam bulan di Bandara Adi Soemarmo, Solo. Lamanya waktu parkir membuat tagihan tarif parkir mencapai Rp 10 juta lebih. KOMPAS.com/ Ari PurnomoKondisi mobil yang sudah parkir lebih dari enam bulan di Bandara Adi Soemarmo, Solo. Lamanya waktu parkir membuat tagihan tarif parkir mencapai Rp 10 juta lebih.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) tentunya intensitas penggunaan kendaraan roda empat juga berkurang.

Jika sebelumnya, mobil selalu digunakan setiap hari selama bekerja baik untuk berangkat ke kantor atau pun melakukan perjalanan lainnya.

Tetapi semenjak PSBB kendaraan lebih banyak berada di garasi dibandingkan digunakan untuk melakukan perjalanan.

Meski begitu, perawatan terhadap kendaraan juga tidak boleh dilupakan meskipun mobil jarang sekali dipakai.

Untuk kendaraan yang jarang digunakan, perlukah rutin melakukan buka tutup jendela agar udara yang di dalam kabin bisa bersirkulasi dengan bagus?

Baca juga: Blokir STNK Tak Perlu ke Samsat, Begini Caranya

Division Head After Sales & Biz Solution CARfix Indonesia Sigit Wahyu Anggoro mengatakan, perlu tidaknya membuka jendela selama mobil tidak dipakai tergantung juga pada tempatnya.

Jika mobil berada di dalam garasi yang tertutup dan kondisinya steril bisa juga dilakukan pembukaan jendelanya.

Ilustrasi mobil terparkir.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi mobil terparkir.

“Kalau sekarang ada transfer virus masuk ke dalam mobil, jendela perlu ditutup atau tidak tergantung di mana mobil itu disimpan. Misalkan di dalam garasi yang steril, terjaga dari virus bisa juga dibuka sedikit jendelanya,” katanya kepada Kompas.com, Sabtu (10/10/2020).

Tetapi, Sigit menambahkan, jika mobil ditempatkan di lokasi terbuka dan bisa berpotensi terjadi penyebaran virus sebaiknya jendela tetap dalam kondisi tertutup.

Dengan begitu, maka kondisi di dalam kabin akan lebih terjaga dari penyebaran virus atau pun bakteri berbahaya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X