Pasang Boks Motor Tanpa Teknik Berkendara, Berakibat Fatal

Kompas.com - 10/10/2020, 11:22 WIB
Piliahan Box motor harus sesuai dengan tipe kendaraan. Stanly/OtomaniaPiliahan Box motor harus sesuai dengan tipe kendaraan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hampir setiap pengendara motor yang hobi berkendara jarak jauh alias touring, memasang boks tambahan atau pannier.

Fungsi box tambahan ini digunakan untuk menyimpan barang bawaan yang terbatas jika hanya mengandalkan bagasi standar motor.

Namun, masih ada sebagian pengendara yang belum paham bahwa dibutuhkan teknik berkendara yang khusus untuk motor yang menggunakan boks tambahan di samping kanan dan kiri.

Baca juga: Pasang Boks Samping di Sepeda Motor, Jangan Sampai Salah!

Sebab, dengan adanya tambahan boks beserta isi, motor akan jadi lebih berat dan dimensi pun juga lebih lebar. Dengan begitu, butuh teknik khusus saat akan menyalip kendaraan lain.

boks motorbelipart.com boks motor

Kurangnya keterampilan berkendara dapat terlihat pada video yang diunggah oleh akun @wj_adventure pada media sosial Instagram.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Buat yang lagi turing atau satmori, perhatikan "5 CUKUP" saat hendak menyalip. 1. Apakah CUKUP PERLU? Kalau enggak buru-buru mending santai enggak usah nyalip. 2. Apakah CUKUP RUANG? Perhatikan jarak aman terutama dari arah berlawanan saat hendak menyalip. 3. Apakah CUKUP TENAGA? usahakan kendaraan kita punya power yang cukup untuk menyalip. 4. Apakah CUKUP AMAN? Hal ini terkait dengan kondisi dan situasi jalan seperti berlubang atau rusak, blind spot, tikungan, jalanan ramai dll. 5. Apakah sudah CUKUP? Kalau belum silahkan komen di bawah...???? Jgn lupa follow @wj_adventure ya???? #motor #lebihtahutahulebih #banggabermotor #motorgede #motorcycle #mudadanberbahaya #safety #burtor #motortouring #motosport #motolifestyle #dirumahaja #berbagicerita #streetmanners #motocyclecrash #touring #adventure #sunmori

A post shared by TRUSTED SELLER SINCE 2014 (@wj_adventure) on Oct 3, 2020 at 6:58am PDT

Terlihat boks samping menyangkut di kendaraan lain yang berlawanan arah saat pengendara tersebut mencoba menyalip.

Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana, main dealer motor Honda Jakarta-Tangerang, mengatakan, pengendara harus mengerti karakter motornya terlebih dulu.

"Ketika ingin menyalip di antara kendaraan harus memprediksi atau memperkirakan jarak antara boks dgn kendaraan yang ingin dilewati, sehingga motor dapat lewat dengan aman," kata Agus, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Boks motorshopee Boks motor

Agus menyarankan, pengendara sebaiknya jangan membawa beban yang terlalu berat. Jadi, harus memperhatikan batasan beban yang bisa dimuat di boks tersebut.

"Setiap boks ada ukuran maksimal jumlah beban yang bisa dimuat. Semakin berat beban yang dibawa, maka akan semakin sulit kita melakukan manuver," ujar Agus.

Baca juga: Motor Pakai Boks Tambahan, Jangan Asal Kalau Mau Nyalip

Selain itu, pastikan juga boks yang terpasang di motor sesuai dengan keamanan, yaitu menggunakan besi bracket yang kuat dan aman, bukan sekadar menempel di bagian motor.

"Ketika beban boks terlalu berat dan melewati jalan menanjak, maka postur badan pengendara harus bungkuk ke depan agar motor tidak terangkat," kata Agus.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X