Polda Jabar Sita Ratusan Travel Gelap yang Bawa Pemudik

Kompas.com - 26/05/2020, 13:42 WIB
Petugas Pos Cek Point C di wilayah Jatinangor putar balik kendaraan yang masuk ke Sumedang dari arah Bandung. Dok Pos Cek Point C Jatinangor/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHPetugas Pos Cek Point C di wilayah Jatinangor putar balik kendaraan yang masuk ke Sumedang dari arah Bandung. Dok Pos Cek Point C Jatinangor/KOMPAS.com
Penulis Ari Purnomo
|

BANDUNG, KOMPAS.com - Jajaran Ditlantas Polda Jawa Barat (Jabar) menindak tegas sopir travel gelap yang nekat menyelundupkan pemudik, selama pemberlakuan larangan mudik.

Sedikitnya 156 travel gelap berhasil diamankan oleh jajaran Ditlantas Polda Jabar selama pemberlakuan Operasi Ketupat Lodaya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan, pihaknya sudah memberikan bukti pelanggaran (tilang) kepada para pelanggar larangan mudik.

Total lebih dari 160 pelanggar yang mendapatkan sanksi tilang selama tanggal 3-22 Mei. Kendaraan melanggar aturan tersebut didapati di seluruh pos penyekatan kendaraan.

Baca juga: Cara Mengoperasikan Transmisi Mobil Manual yang Benar untuk Pemula

“Penindakan terhadap travel sebanyak 165 kendaraan, yang terdiri dari 156 travel gelap, 6 unit kendaraan umum dan 3 unit mobil barang,” katanya kepada Kompas.com, kemarin.

Polisi memeriksa mobil pemudik yang sempat menerobos pos pemeriksaan di Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (22/5/2020). (ANTARA/HO-Polres Garut)antaranews Polisi memeriksa mobil pemudik yang sempat menerobos pos pemeriksaan di Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (22/5/2020). (ANTARA/HO-Polres Garut)

Erlangga menambahkan, kendaraan yang diketahui menyelundupkan para pemudik selain diberikan tilang juga diamankan atau disita dan baru akan dikeluarkan sampai Operasi Ketupat selesai dilaksanakan.

“Armadanya kami sita, kemudian untuk sopir travel kami jerat dengan pasal 308 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ( LLAJ),” ucapnya.

Sesuai pasal tersebut, para pelanggar dikenai denda sebesar Rp 500.000 atau kurungan penjara paling lama dua bulan.

Baca juga: Jangan Lupa Cek Kondisi Kendaraan Sebelum Dipakai Jalan Jarak Jauh

Selain itu, Erlangga juga mengatakan, bahwa wilayah Jabar tetap memberlakukan larangan untuk mudik termasuk mudik lokal.

Selama Lebaran berlangsung, pos pengamanan dan penyekatan kendaraan yang ada di perbatasan maupun di dalam kota semakin diperketat.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X