Jangan Lupa Cek Kondisi Kendaraan Sebelum Dipakai Jalan Jarak Jauh

Kompas.com - 24/05/2020, 13:02 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengemudikan mobil untuk perjalanan jauh tidak boleh sembarangan. Saat menempuh perjalan dengan jarak hingga ratusan kilometer sebaiknya juga memastikan kondisi kendaraan harus benar-benar sehat dan siap untuk digunakan.

Sehingga, saat digunakan kendaraan bisa lancar baik saat berangkat maupun pulang tanpa ada kendala yang bisa mengganggu saat perjalanan.

Maka dari itu, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya sebelum digunakan perlu dilakukan pengecekan terlebih dahulu.

Baca juga: Penumpang Mobil Juga Perlu Pasang Sabuk Pengaman, Ini Alasannya

Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi mengatakan, untuk persiapan pemeriksaan kendaraan ada beberapa bagian yang perlu diperiksa.

Pemeriksaan kendaraan di bengkel resmi ToyotaToyota Pemeriksaan kendaraan di bengkel resmi Toyota

“Pertama periksa kondisi pelumasan dan cairan dalam kondisi baik (masih dalam range masa penggunaan dan tidak ada kebocoran). Baik itu cairan oli mesin, transmisi gardan, air radiator, oil brake, power steering dan lainnya,” kata Supriyadi kepada Kompas.com, Sabtu (23/5/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Supriyadi menambahkan, selain itu juga agar memperhatikan kondisi tekanan udara pada ban. Pastikan tekanannya sudah sesuai dengan standar yang direkomendasikan.

“Jangan lupa juga membawa ban cadangan dan pastikan tools kit juga ada di dalam kendaraan,” ucapnya.

Baca juga: Catat, Ini Lokasi Pembayaran Pajak Kendaraan di Yogya

Untuk mendapatkan visibilitas yang baik selama berkendara, kata Supriyadi, perlu dilakukan pembersihan kendaraan terutama pada bagian kacanya.

Sehingga, saat berkendara pengemudi bisa lebih nyaman dengan kondisi kaca yang bersih dan pandangan yang luas.

“Jangan lupa pula beristirahat maksimal setiap empat jam sekali,” tuturnya.

Suasana kepadatan di jalur Pantura Palimanan, saat kendaraan pemudik melintas di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (9/6/2019). H+4 Lebaran yang jatuh pada Minggu (9/6) merupakan puncak arus balik jalur Pantura yang didominasi kendaraan sepeda motor.ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARA Suasana kepadatan di jalur Pantura Palimanan, saat kendaraan pemudik melintas di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (9/6/2019). H+4 Lebaran yang jatuh pada Minggu (9/6) merupakan puncak arus balik jalur Pantura yang didominasi kendaraan sepeda motor.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.