Ada Corona, Skutik Masih yang Terlaris di Pasar Motor Bekas

Kompas.com - 31/03/2020, 07:32 WIB
Ilustrasi motor sport 250 cc di diler motor bekas GridOto.comIlustrasi motor sport 250 cc di diler motor bekas
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Sepeda motor dengan transmisi otomatis atau matik masih mendominasi penjualan motor bekas ( Mokas) saat ini. Bahkan, diklaim sampai 70 persen lebih motor bekas yang terjual adalah skutik.

Pemilik showroom Mokas Nugroho Motor di wilayah Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) Nugroho Dwi Prastiko mengatakan, sampai saat ini motor matik masih paling banyak dicari dan paling cepat lakunya.

Jika dibandingkan dengan tipe lain, seperti bebek atau bahkan motor sport, sepeda motor dengan penggerak vbelt masih sangat mendominasi.

“Yang jelas paling cepat laku adalah jenis matik, karena kawasannya perkotaan. Ya sekitar 70 persen lah kisarannya,” kata Nugroho saat dihubungi Kompas.com, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Alasan Scorpio 2002 Banyak Diburu dan Harganya Paling Mahal

Nugroho menambahkan, selain dari sisi lokasi kawasan perkotaan, ada alasan lain kenapa pembeli banyak yang memilih motor matik, yaitu karena kepraktisannya.

Motor bekas yang dijajakan di Talenta Motor, di Palmerah Barat, Jakarta, Rabu (6/11/2019).KOMPAS.com/Gilang Motor bekas yang dijajakan di Talenta Motor, di Palmerah Barat, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Menggunakan motor dengan transmisi otomatis pengendara tidak perlu repot-repot memikirkan kapan harus ganti gigi dan sebainya.

Di samping itu, menggunakan motor matik juga lebih mudah saat membawa banyak barang, tentunya jika dibandingkan jenis yang lainnya. “Karena praktis itulah banyak yang memilihnya,” ucapnya.

Pemilik Showroom Gilang Motor, Solo, I Wayan Suryanata juga mengatakan hal yang sama. Di tempatnya, banyak pembeli yang memilih motor dengan transmisi otomatis.

Baca juga: Restorasi Yamaha 125Z Habiskan Lebih dari Rp 50 juta

“Ya sama, yang paling banyak dibeli motor matik yang harganya berkisar diangka Rp 7 juta,” katanya.

sepedaa motor yang dijajakan di Bursa Motor Bekas, Jalan Langsat, Koja, Jakarta UtaraKOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI sepedaa motor yang dijajakan di Bursa Motor Bekas, Jalan Langsat, Koja, Jakarta Utara

Dengan harga tersebut, Wayan menambahkan, pembeli motor di tempatnya lebih banyak membeli dengan cara tunai.

“Meskipun kami juga bekerja sama juga dengan leasing jika ada yang mau membeli secara kredit,” kata Wayan.

Baca juga: Catat, Ini Arti Angka pada Tutup Radiator Mobil

Tetapi, tambahnya sejak merebaknya virus corona atau covid-19 penjualan Mokas mengalami banyak penurunan. Bahkan, penurunan disebut bisa mencapai lebih dari 50 persen.

“Sejak adanya virus corona ini penjualan turun drastis, seminggu ini belum ada penjualan sama sekali,” katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X