Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/06/2023, 11:42 WIB
Erwin Setiawan,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ban merupakan komponen yang menopang kendaraan secara langsung. Sehingga, kemampuannya dalam beradaptasi dengan permukaan jalan menjadi penilaian.

Kemampuan yang dimaksud adalah bagaimana ban mampu memberikan kenyamanan terhadap pengendara terkait suara dan bantingan suspensi. Sehingga, produsen ban berlomba-lomba membuat ban yang nyaman khususnya untuk mobil listrik.

Selain kenyamanan, ada faktor performa yang juga dipertimbangkan dalam pembuatan ban. Ban yang baik tentu saja yang memiliki karakter mendukung performa kendaraan, bukan malah menjadi beban. Sehingga, bobot ban juga perlu dipertimbangkan.

Baca juga: Ban Balap Formula E Berbeda Dengan Lainnya, Ini Keunggulannya

Hankook Indonesia resmi memperkenalkan ban Hankook Ion khusus untuk mobil listrik.Foto: Sera Hankook Indonesia resmi memperkenalkan ban Hankook Ion khusus untuk mobil listrik.

National Sales Manager PT Hankook Tire Sales Indonesia Aprianto Yuono mengatakan mobil listrik membutuhkan ban khusus yang sebisa mungkin menyesuaikan dengan performa serta karakter kendaraan.

"Keunggulan mobil listrik ialah kedap suara dari mobil itu sendiri, jadi ban EV memang dibuat untuk mendukung itu. Sebab ban kan bergesekan dengan aspal dan mengakibatkan timbul suara," kata Aprianto.

Jangan sampai mesin yang kedap suara yang melekat pada mobil listrik justru tergantikan dengan suara tapak ban ketika melewati jalan aspal. Hal itu tentu akan membuat pengendara mobil listrik kurang nyaman.

Baca juga: Hankook Perkenalkan Ban Khusus Mobil Listrik

Ban mobil balap Gen3 Formula E, Hankook iONDok. Formula E Ban mobil balap Gen3 Formula E, Hankook iON

Aprianto mengatakan, setidaknya ada lima keunggulan ban khusus mobil listrik ini, yaitu bobot ban lebih ringan, kemudian tidak berisik saat jalan, tapak ban lebih awet, bisa meningkatkan masa pakai baterai, dan meningkatkan kelihaian berkendara.

"Ban ini 18 persen lebih senyap dibandingkan ban biasa," kata Aprianto.

Dengan demikian, ban dengan bobot ringan tersebut dapat mendukung performa mobil listrik. Ban yang lebih ringan diharapkan tidak akan menjadi beban untuk kendaraan sehingga masa pakai baterainya menjadi lebih lama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com