Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

Mau Membesarkan Ukuran Ban Motor, Wajib Pahami Plus Minus

Kompas.com - 09/03/2023, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu bentuk modifikasi yang cukup digemari dan sering dilakukan pehobi adalah memperbesar (upsize) ban motor. Sesuai dengan namanya, modifikasi ini berarti menaikkan ukuran ban dari standar jadi lebih besar atau lebar.

Modifikasi ini umumnya dijumpai pada motor retro-klasik bergaya bobber namun kini, upsize ban pada motor matik sudah mulai banyak.

“Upsize itu lumayan populer, khususnya di skutik gambot (motor matik besar). Ban motor diganti dengan ukuran yang lebih besar, kebalikannya modif thailook yang bannya justru diperkecil,” ucap Heri, Teknisi Yamaha Kertajaya kepada Kompas.com, Rabu (8/3/2023).

Ada beberapa keunggulan dan sisi positif dari upsize ban, di antaranya adalah keamanan saat berkendara, dan keawetan usia ban. Hal itu dijelaskan oleh Putra Pratama, Head of PR Planet Ban.

Baca juga: Bolehkah Nitrogen Dicampur Udara Biasa buat Isi Ban?

Booth ban motor FDR di Jakarta Fair Kemayoran 2022KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Booth ban motor FDR di Jakarta Fair Kemayoran 2022

“Pastinya ban berukuran lebih besar bikin motor jauh lebih stabil karena titik kontak ban dengan jalan jadi lebih banyak. Kalau motor stabil, tentu berkendara akan jauh lebih aman,” katanya.

Selain memiliki kelebihan, upsize ban motor juga memiliki kekurangan. Ban motor yang ukurannya melebihi standar akan membuat mesin bekerja lebih keras. Akibatnya, motor jadi lebih boros BBM.

“Kalau ban di upsize, pastinya motor akan lebih boros bbm. Perbedaannya kentara sekali,” kata Putra.

Upsize ban sah-sah saja, kembali pada preferensi dan minat pengendara. Akan tetapi, teknisi APM menyarankan pengendara untuk menggunakan ukuran yang sudah dianjurkan agar fungsi motor tetap optimal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke