Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Test Ride Suzuki Avenis 125, Enak buat Dalam Kota

Kompas.com - 27/12/2022, 14:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Suzuki Avenis 125 resmi meluncur pada akhir Oktober sebelum IMOS 2022. Skutik entry level seharga Rp 30 juta ini hadir mengisi celah di segmen 125cc berebut pasar dengan Vario 125 dan Yamaha Freego.

Soal desain dan fitur sudah diulas dalam tulisan sebelumnya, ini Kompas.com akan membahas rasa berkendara. Untuk diketahui Avenis 125 didatangkan dari India, dengan mesin yang disebut responsif dan irit BBM.

Baca juga: Rendering Nissan GT-R R36, Tampil Ganteng dan Menggoda

Ukuran Avenis 125 tergolong kompak, panjang 1.895 mm, lebar 710 mm, tinggi 1.175 mm dan ground clearance 160 mm. Serta jarak sumbu roda 1.265 mm, lebih pendek dari TVS Ntorq 125 sebesar 1.285 mm.

Jajal Suzuki Avenis 125 ke Sukamakmur, Bogor.KOMPAS.com/Gilang Jajal Suzuki Avenis 125 ke Sukamakmur, Bogor.

Saat pertama mencoba duduk di atas jok, pengendara dengan postur 168 cm berat 76 kg masih bisa menapak dua kaki. Jok terasa empuk tapi sebetulnya bagian belakangnya tidak terlalu lebar.

Status skutik entry level terlihat dari dek yang rata dan ruang kaki yang moderat. Posisi setang cukup mudah diraih tangan. Hal yang terasa berbeda ialah Kompas.com merasa ban berada di bawah bokong.

Wajar sebab selain wheelbase yang pendek, ban belakang Avenis 125 kecil hanya ring 10 inci. Rinciannya pelek depan 12 inci dibalut ban tubeless 100/80 sedangkan pelek belakang 10 inci dibalut ban belakang 110/80.

Baca juga: Tren Motor Custom di Indonesia Makin Dewasa

Usai meluncur pada akhir Oktober 2022, Kompas.com mendapat kesempatan untuk menjajal Suzuki Avenis 125 selama satu pekanKOMPAS.com/Gilang Usai meluncur pada akhir Oktober 2022, Kompas.com mendapat kesempatan untuk menjajal Suzuki Avenis 125 selama satu pekan

Ban belakang kecil ini sedikit banyak memengaruhi rasa berkendara. Soal suspensi Kompas.com tidak merasa ada masalah. Suspensi depan belakang empuk dan nyaman khas skutik di kelasnya.

Namun gaya berkendara jadi berbeda jika lewat jalan keriting. Sebab mengetahui ban belakang kecil jadi lebih hati-hati menghajar lobang atau "jalan kurap." Kemudian ban kecil juga lebih sensitif jika jalan tidak rata, beda jika diameter ban besar.

Test ride Suzuki Avenis 125.KOMPAS.com/Gilang Test ride Suzuki Avenis 125.

Karena merasa ban ada di bawah bokong, rasa berkendara saat melewati tikungan landai juga sedikit berpengaruh. Bukan karena kinerja ban yang jelek atau suspensi mental-mentul, tapi perasaan kurang pede saja. Mungkin beda jika rider-nya berpengalaman.

Selain buat liputan di Jakarta, Kompas.com mencoba menaiki Avenis 125 ke daerah Puncak 2 dan Sukamakmur, Jonggol, Bogor. Melewati berbagai kondisi jalan mulai jalan halus dan rata di Cibubur, jalan aspal rusak dan beberapa jalan beton.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.