Kompas.com - 21/11/2022, 16:02 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo dikabarkan akan mendapat gaji yang fantastis dari Yamaha yakni sebesar 10 juta euro atau sekitar Rp 161 miliar per tahun.

Seperti diketahui, Quartararo telah meneken kontrak bersama tim pabrikan Yamaha hingga 2024 mendatang.

Meski banyak tawaran menggiurkan dari pabrikan lain, El Diablo memutuskan untuk tetap bertahan di Yamaha, hal ini diduga lantaran gaji yang ditawarkan cukup tinggi.

Disitat dari Speedweek, Senin (21/11/2022), gaji Quartararo diperkirakan tembus 10 juta euro di tahun depan. Hal ini lantaran rekan setimnya, Maverick Vinales, dikontrak dengan gaji 6,5 juta euro per tahun atau sekitar Rp 105 miliar.

Baca juga: Juara Dunia MotoGP 2022, Ini Pendapatan Gaji dan Bonus Pecco Bagnaia

Anggota Dewan KTM Hubert Trunkenpolz mengatakan, dirinya mendapat kabar dari sumber terpercaya bahwa Quartararo bakal digaji 10 juta euro di musim 2023.

Hal ini membuat dirinya terkejut, sebab mengingat situasi krisis ekonomi saat ini merupakan hal yang luar biasa jika sebuah pabrik masih dapat membayar biaya sebesar itu.

Pebalap Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) saat konferensi pers di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (19/3/2022). Fabio Quartararo finis di posisi pertama dengan catatan 1 menit 31,067 detik.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pebalap Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) saat konferensi pers di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (19/3/2022). Fabio Quartararo finis di posisi pertama dengan catatan 1 menit 31,067 detik.

"Saya juga mendengar jumlah 10 juta ini dan dari sumber yang dapat dipercaya. Pada awalnya saya tidak dapat membayangkan, mengingat situasi ekonomi saat ini sebuah pabrik masih dapat membayar biaya tersebut,” kata Trunkenpolz, dikutip dari Speedweek, Senin (21/11/2022).

“Saya pikir tidak ada seorang pun di paddock ini yang mendapat lebih dari 5 atau 6 juta Euro (sekitar Rp 80-Rp 97 miliar),” tambahnya.

Baca juga: Pecco Sudah Wanti-wanti Kepada Ducati Sebelum Memilih Bastianini

Meski begitu, Trunkenpolz menyebut, bayaran yang diberikan kepada Fabio Quartararo cukup masuk akal dan merupakan strategi cerdas dari Yamaha.

Rider asal Prancis itu mampu memberikan kemenangan bagi Yamaha pada 2021, walaupun di musim 2022 ia gagal mempertahankan gelar juara usai dikalahkan oleh Francesco Bagnaia.

“Strategi cerdas ini sangat masuk akal bagi Yamaha, karena dengan dia mereka menang di MotoGP. Saya pikir Fabio Quartararo adalah pembalap terbaik saat ini. Tidak ada yang perlu diperdebatkan. Dia rider yang luar biasa,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.