Kompas.com - 21/11/2022, 12:42 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Musim 2022 merupakan tahunnya Ducati, pabrikan Borgo Panigale berhasil merebut gelar Juara Dunia MotoGP yang dipersembahkan pebalap andalannya, Francesco Bagnaia.

Penghargaan besar untuk kesuksesan Ducati di MotoGP diberikan kepada Gigi Dall'Igna, seorang insinyur yang bertanggung jawab atas manajemen teknis pada 2014 dan membawa merek Ducati kembali ke puncak kejuaraan.

Baca juga: Innova Diesel di Semarang Stok Langka dan Harga Melambung

Usai musim 2022 Gigi mengatakan pihaknya haus dengan kemenangan baru. Tapi di sisi lain persaingan antara merek juga semakin sengit, di mana pabrikan lain mencoba merebut beberapa teknisinya.

Manajer tim Ducati, Gigi Dall'igna.CRASH.NET Manajer tim Ducati, Gigi Dall'igna.

KTM dalam beberapa tahun terakhir telah membajak punggawa Ducati mulai dari Fabiano Sterlacchini, Alberto Giribuola, dan Christian Pupulin. Paling baru KTM membajak Francesco Guidotti, mantan manajer tim Pramac Racing.

Menanggapi hal tersebut, Gigi mengatakan tidak khawatir dengan kondisi tersebut. Pria asal Italia itu mengatakan, Ducati selalu fokus pada talenta muda, sehingga regenerasi tidak akan putus.

“Kami menerima harga ini. Sejak kedatangan saya, saya telah mengikuti garis yang jelas, yaitu berbagi informasi dengan semua orang di departemen balap," kata Gigi mengutip Tuttomotoriweb, Senin (21/11/2022).

Baca juga: Siap Meluncur, Ini Bocoran Tampilan Toyota Innova Zenix Hybrid

Ekspresi pebalap Ducati Francesco Bagnaia setelah dipastikan menjadi juara dunia MotoGP 2022. Bagnaia dipastikan menjadi juara dunia seusai merampungkan balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, Minggu (6/11/2022).AFP/JOSE JORDAN Ekspresi pebalap Ducati Francesco Bagnaia setelah dipastikan menjadi juara dunia MotoGP 2022. Bagnaia dipastikan menjadi juara dunia seusai merampungkan balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, Minggu (6/11/2022).

"Jika ada insinyur kami yang paling berbakat meninggalkan kami, maka kami melatih orang lain. Kami fokus pada talenta muda dan kami ingin mereka menjadi juara, apakah baik itu pebalap atau insinyur," kata Gigi.

Ucapan Gigi memang bukan omong kosong, di bawah kendalinya, motor Ducati yang awalnya dianggap motor yang sulit dikendalikan berhasil jadi motor yang kencang dan stabil meraih podium.

Usai zaman Casey Stoner tak ada yang mampu menaklukkan motor Ducati. Legenda MotoGP, Valentino Rossi merupakan salah satu korban Ducati. Adapun Andrea Dovizioso tak sanggup juara meski beberapa kali runner up.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.