Tilang Manual Ditiadakan, Pelanggaran Bisa Makin Banyak

Kompas.com - 17/11/2022, 15:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah memberikan instruksi kepada jajarannya untuk tidak melakukan tindakan tilang secara langsung atau manual. Selain itu, surat tilang yang dipegang anggota pun sudah ditarik semua.

Ditiadakannya tilang manual ini punya maksud agar penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) bisa maksimal. Rencananya juga Polri akan menambah kamera ETLE secara bertahap baik yang statis maupun mobile.

Sebenarnya, Polisi akan tetap menjaga di beberapa titik jalan untuk memberikan teguran dan imbauan bagi pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas. Tetapi, untuk beberapa lokasi yang tidak diawasi, punya potensi tingkat pelanggaran yang meningkat.

Baca juga: Polda Metro Jaya Akan Tambah 70 Kamera Tilang Elektronik Tahun Depan

Kamera ETLE tidak hanya rekam pelanggar lalu lintas bisa juga bantu ungkap pelaku kriminal.Dok. NTMC Polri Kamera ETLE tidak hanya rekam pelanggar lalu lintas bisa juga bantu ungkap pelaku kriminal.

Menurut Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, tidak adanya beberapa petugas di titik tertentu bisa membuat masyarakat lebih liar, artinya bebas melanggar aturan.

"Imbasnya masyarakat lebih liar dan tidak terkontrol karena merasa bebas. Proses ini (tilang manual ke ETLE) tidak bisa seketika, mengingat kondisi kultur di Indonesia yang unik," ucap Sony kepada Kompas.com, Kamis (17/11/2022).

Menurut Sony, orang Indonesia lebih takut kepada petugas daripada bahaya kecelakaan. Jadi dengan petugas harus tetap standby untuk mengawasi dan mengingatkan.

Baca juga: Awas Macet, Ada Penutupan Jalan Tol Jagorawi Mulai Hari Ini


"Jadi ETLE itu melengkapi yang sudah ada," kata Sony.

Kemudian, tentu dalam masa peralihan ini, ada juga pengendara yang semakin banyak langgar aturan. Agar tetap aman, pengemudi harus tingkatkan kewaspadaan kepada pengguna jalan lain.

"Mungkin kita sudah benar mengemudinya, tapi belum tentu dengan orang lain, kalau perlu tambahkan dashcam di mobil kita untuk jadi barang bukti saat terjadi kecelakaan," ucap Sony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.