Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/11/2022, 14:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pabrik multinasional Taiwan, Foxconn, direncanakan melakukan ground breaking pembangunan pabrik pada awal tahun tahun depan, 2023 di Kawasan Investasi Terpadu, Batang, Jawa Tengah.

Pembangunan tersebut menandakan pabrikan telah masuk ke dalam ekosistem kendaraan listrik, dengan menggandeng Gogoro, Industri Baterai Indonesia (IBC), dan Indika Energy.

"Mereka akan memulai ground breaking di awal tahun depan. Mereka akan masuk ekosistem kendaraan mobil terutama bus," kata Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, di Bali, dikutip Kamis (17/11/2022).

Baca juga: Indonesia Caplok Rp 29,6 Triliun untuk Ekosistem Kendaraan Listrik

Foxconn luncurkan tiga prototipe kendaraan listrik di bawah merek Foxtron.91mobiles Foxconn luncurkan tiga prototipe kendaraan listrik di bawah merek Foxtron.

"Kedua, Mereka akan melakukan investasi di ekosistem baterainya (senilai 8 miliar dolar AS) di Batang," tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejauh ini pabrikan telah membetuk perusahaan patungan (joint venture) dengan Indika Energy, yaitu Foxconn Indika Motor (FIM) untuk memulai proyek tersebut.

Komitmen serius Foxconn terhadap ekosistem kendaraan listrik di Indonesia juga telah ditandai saat penyerahan hibah lima unit bus listrik kepada Kementerian Investasi/BKPM untuk mendukung perhelatan KTT G20 Bali.

"Ini sebagai jawaban dari sebuah proses panjang negosiasi antara pemerintah Indonesia dengan Foxconn dan ini menjalankan arahan Bapak Presiden," ujar Bahlil.

Baca juga: Kolaborasi Tingkatkan Pendidikan Indonesia, Termasuk Sektor Otomotif

Pengemudi ojek daring mengganti baterai sepeda motor listrik dengan yang sudah penuh terisi di Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di SPBU Pertamina, Jalan MT Haryono, Jakarta, Senin (28/3/2022). Pemerintah Indonesia menargetkan dua juta kendaraan listrik dapat digunakan oleh masyarakat Indonesia pada 2025 sebagai salah satu upaya untuk menerapkan penggunaan energi terbarukan.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengemudi ojek daring mengganti baterai sepeda motor listrik dengan yang sudah penuh terisi di Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di SPBU Pertamina, Jalan MT Haryono, Jakarta, Senin (28/3/2022). Pemerintah Indonesia menargetkan dua juta kendaraan listrik dapat digunakan oleh masyarakat Indonesia pada 2025 sebagai salah satu upaya untuk menerapkan penggunaan energi terbarukan.

Menurut Bahlil, selama diskusi tersebut Chairman Foxconn Young Liu sudah mengutarakan komitmen serius untuk menjadi bagian daripada ekosistem green energy, seperti kendaraan listrik.

Upaya Foxconn masuk ke Indonesia sebagai pihak yang menjalankan energi bersih, akhirnya berbuah realisasi.

Ia juga menyebut bahwa Foxconn sudah 20 tahun lalu menaruh minat untuk berinvestasi di Indonesia khususnya produksi baterai. Namun pembahasan tersebut belum terselesaikan karena berbagai faktor.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.