Alasan Daihatsu Belum Mau Pasang Double Blower di New Sigra

Kompas.com - 09/07/2022, 09:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Daihatsu New Sigra baru saja mengalami peremajaan tampilan alias facelift. Faktanya, masih banyak fitur lawas yang masih dipertahankan alias tidak berubah.

Salah satunya adalah pendingin kabin alias air conditioner (AC). New Sigra hanya memiliki AC pada baris paling depan saja.

Baca juga: Daihatsu Masih Andalkan Sigra, Target 3.500 Unit per Bulan

Sementara untuk baris kedua, belum dilengkapi dengan AC double blower dan masih mengandalkan kipas biasa yang disebut dengan air circulator.

Interior Daihatsu New SigraKompas.com/Donny Interior Daihatsu New Sigra

Hari Wicaksono, Marketing Product 2 Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan, dalam merancang atau mengembangkan produk, faktor utama yang Daihatsu lakukan adalah mendengar suara konsumen.

"Untuk Astra Daihatsu Sigra, kalau kita cek dari hasil riset kita, mayoritas alasan membeli Sigra adalah karena harga. Kedua, karena konsumsi bahan bakar. Baru setelah itu gaya eksterior dan interior," ujar Hari, saat peluncuran New Sigra, di Summarecon Mall Bekasi, Kamis (7/7/2022).

Baca juga: Intip Detail Ubahan Daihatsu New Sigra

Dengan dua alasan tersebut, menurut Hari, saat ini masih mengakomodir harga, sehingga tetap menjadi best value. Namun, tidak menutup kemungkinan jika ke depannya New Sigra akan dilengkapi dengan double blower.

Interior Daihatsu New SigraKompas.com/Donny Interior Daihatsu New Sigra

"Jika ke depannya tren konsumen berubah, suara konsumen berubah, yang ingin ditambah adalah double blower, kami pasti akan mempertimbangkannya," kata Hari.

Selain itu, Hari menambahkan, mengingat Sigra adalah Low Cost Green Car (LCGC) atau Kendaraan Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2), maka ada batas atasnya juga terkait harga.

Baca juga: [VIDEO] Cobain Langsung Minibus Mewah Racikan BAV, Mirip Jet Pribadi

Interior Daihatsu New SigraKompas.com/Donny Interior Daihatsu New Sigra

"Faktor-faktor penambahan fitur, kita harus melihat dengan seksama, harus disesuaikan dengan suara konsumen. Sebab, jika penambahan fitur tidak sesuai dengan suara konsumen, itu akan berdampak pada naiknya harga. Akhirnya, akan melebihi batas atas yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.