Rencana Mazda Indonesia Ekspor Mobil ke Australia Masih Ambigu

Kompas.com - 31/05/2022, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) sebagai agen pemegang merek Mazda di Indonesia mengungkapkan bahwa rencana ekspor mobil rakitan dalam negeri ke Australia sedang dalam tahap yang positif.

Hanya saja, sejauh ini langkah terkait masih dalam proses komunikasi dan studi oleh prinsipal agar strategi yang diambil tepat sasaran. Mengingat, perluasan pasar ke luar negeri bukan hal kecil.

"Masih kita usahakan, kita pelajari dan komunikasi terus ke prinsipal dan Gaikindo selaku asosiasi kendaraan bermotor di Indonesia untuk ke arah sana," kata Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) Ricky Thio di Jakarta, Senin (30/5/2022).

Baca juga: Mulai Banyak Pesaing, Mazda Indonesia Santai

Mazda CX-60Dok. Mazda Mazda CX-60

"Sebab, ini suatu hal yang sangat besar," lanjut dia.

Berdasarkan komunikasi terakhir dari prinsipal, kata Ricky, mereka sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait seperti ke supplier komponen, strategi produk, dan lain sebagainya.

Namun, belum bisa dipastikan waktu realisasi atas rencana ekspor Mazda rakitan Indonesia ke negeri Kanguru tersebut, untuk menyusul pabrikan Toyota.

"Pembicaraan terakhir, mereka sedang meeting, koordinasi, dan lainnya. Tapi so far beritanya positif, mungkin step by step, ya," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi berharap EMI bisa melakukan kegiatan ekspor kendaraan bermotor merek Mazda rakitan dalam negeri ke Australia secepatnya.

Hal ini, menyusul terbukanya pasar Australia melalui perjanjian Indonesia-Australia Comperhensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) dan tidak adanya pabrik kendaraan bermotor di sana sejak 2017.

Baca juga: Maaf, Mobil Listrik Mazda MX-30 Belum Hadir di GIIAS 2022

Mazda CX-60Dok. Mazda Mazda CX-60

Terlebih, pasar kendaraan di Australia masih sangat besar yaitu mencapai 1,1 juta unit per tahun. Sementara merek Mazda sendiri, secara tahunan menyumbang penjualan sekitar 120.000 unit.

"Kita ingin Mazda juga bisa diekspor dari Indonesia," kata Nangoi.

Adapun langkah penetrasi ke pasar Australia sendiri, sebagai salah satu upaya untuk mencapai target ekspor yang diberikan pemerintah sebesar 1 juta unit pada 2025 mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.