Mobil Matik Terjebak Macet di Jalur Puncak, Ini Cara Aman Lewatinya

Kompas.com - 01/03/2022, 16:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak orang memanfaatkan libur akhir pekan yang panjang atau long weekend ke Puncak, Bogor. Akibatnya, macet hingga belasan jam tak terelakkan.

Dalam kondisi macet di tanjakan dan menggunakan mobil bertransmisi manual, tentu membutuhkan teknik yang berbeda. Salah satunya adalah penggunaan transmisi yang sesuai.

Baca juga: Jalur Puncak II Bisa Jadi Solusi Kemacetan Berjam-jam

Roslianna Ginting, instruktur mengemudi dari Real Driving Course, mengatakan, penggunaan transmisi yang tidak sesuai akan membuat tenaga kendaraan yang dihasilkan tidak tepat.

Tuas transmisi CVT dan rem parkir elektris milik Mitsubishi Xpander terbaru.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Tuas transmisi CVT dan rem parkir elektris milik Mitsubishi Xpander terbaru.

"Saat di tanjakan, banyak yang menggunakan persneling di posisi D. Padahal, peruntukkannya tidak untuk tanjakan," ujar Roslianna.

Roslianna menambahkan, untuk gigi 2 digunakan khusus tanjakan yang tingkat kemiringannya terbilang sedang. Sementara untuk tanjakan yang cukup terjal, harus menggunakan persneling L atau yang paling rendah.

Baca juga: Penyebab Utama Jalur Puncak Bogor Macet Total Akhir Pekan Lalu

"Menggunakan persneling 2 sangat berbahaya, karena mobil bisa mundur dan menyebabkan kecelakaan dengan mobil yang ada di belakang," kata Roslianna.

Ilustrasi sepatu yang digunakan untuk menyetir mobil.FMMOTORPARTS.com Ilustrasi sepatu yang digunakan untuk menyetir mobil.

Roslianna mengatakan, saat mobil dalam keadaan berhenti di tanjakan, tarik rem tangan. Ketika akan mulai jalan lagi, pindahkan dulu persneling ke gigi yang sesuai dengan tingkat kemiringan tanjakannya.

"Injak pedal gas, dan ketika sudah mulai terdengar suara mesin, tandanya mobil sudah siap melaju, dan itu saatnya turunkan rem tangan," ujar Roslianna.

Setelah menemukan jalan yang rata, kembalikan lagi tuas persneling ke posisi D agar mesin dan transmisi tetap bekerja sesuai dengan medan yang dilalui.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.