Arti Istilah Full Paper dan No Paper Saat Beli Motor Bekas

Kompas.com - 07/12/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi motor sport 250 cc di diler motor bekas. Berikut penjelasan apa itu leasing dan contohnya, apa sajakah kegiatan leasing, apa saja produk leasing, dan contoh leasing. GridOto.comIlustrasi motor sport 250 cc di diler motor bekas. Berikut penjelasan apa itu leasing dan contohnya, apa sajakah kegiatan leasing, apa saja produk leasing, dan contoh leasing.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivitas membeli sepeda motor bekas umum dilakukan oleh orang-orang yang membutuhkan kendaraan roda dua karena keterbatasan dana.

Selain itu, ada pula yang membeli sepeda motor bekas dengan alasan untuk dijadikan bahan modifikasi. Sebab, sebagian orang beranggapan memodifikasi motor baru dirasa sayang.

Ketika akan membeli motor bekas, ada sejumlah istilah yang umum disebut ketika hendak bertransaksi. Beberapa istilah tersebut antara lain adalah full paper dan no paper

"Full paper itu sudah pasti resmi. Ada surat-suratnya lengkap, seperti STNK, BPKB, dan faktur, pokoknya komplet," kata Aditya Wicaksana dari diler Mad Max Big Bikes, kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Pengendara Motor Terobos Palang Pelintasan KA Berujung Pengeroyokan

Sementara itu, istilah no paper biasanya digunakan untuk jual beli sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat kepemilikan atau kerap disebut motor bodong. Dari berbagai bursa motor bekas daring, penjualnya kerap menulis dengan singkatan 'NP'.

"Tapi, ada juga yang menggunakan istilah 'go green'. Kalau NP, sebagian menilai terlalu vulgar. Jadi, diganti dengan 'go green', karena tidak menggunakan surat-surat," kata Aditya lebih lanjut.

Salah satu unit RX-King yang dijual oleh WistanaWistana Salah satu unit RX-King yang dijual oleh Wistana

Selain full paper dan no paper, ada pula istilah STNK only atau biasa disingkat jadi 'ST'. Istilah ini bermakna bahwa sepeda motor tersebut dijual hanya dengan STNK saja tanpa BPKB.

Baca juga: Mobil Bekas Rp 80 Jutaan, Dapat Avanza sampai Jazz

Di lain kesempatan, Wistana selaku pengusaha jual beli motor Yamaha RX-King turut menyebutkan istilah lain terkait kelengkapan dokumen dalam jual beli sepeda motor bekas.

Di bursa RX-King, umum terjadi transaksi jual beli secara peretelan yang biasa disebut 'jual dokumen'. Istilah ini bermakna jual beli sepeda motor hanya berupa rangka, crankcase yang mencantumkan nomor mesin, STNK, dan BPKB.

'Jual dokumen' akan cocok bagi para pehobi otomotif roda dua yang hendak membangun sepeda motornya sendiri tapi tetap memiliki dokumen yang sah dan sesuai. Perakitan motor termasuk pemilihan warna bodi tinggal menyesuaikan data identitas pada surat-surat tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.