Tips Agar Sepeda Motor Lolos Uji Emisi

Kompas.com - 27/10/2021, 18:01 WIB
Uji emisi sepeda motor di bengkel resmi Astra Motor Center Jakarta Rendra KusumahUji emisi sepeda motor di bengkel resmi Astra Motor Center Jakarta
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menerapkan sanksi tilang bagi kendaraan bermotor yang tidak lulus uji emisi mulai 13 November 2021.

Pemilik kendaraan yang tak lolos uji dalam waktu dekat akan ditilang dengan denda maksimal Rp 250.000 untuk sepeda motor dan Rp 500.000 untuk mobil.

Mengenai ambang batas emisi gas buang agar dapat lolos uji emisi, mengacu pada Pergub DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2008 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor.

Baca juga: Ini Syarat Uji Emisi Kendaraan Bermotor di DKI Jakarta

Uji emisi gratis yang dilakukan oleh YamahaDok. YIMM Uji emisi gratis yang dilakukan oleh Yamaha

Untuk motor 2-tak produksi di bawah 2010, CO di bawah 4,5 persen dan HC 12.000 ppm. Adapun motor 4-tak produksi di bawah 2010, CO maksimal 5,5 persen dan HC 2.400 ppm.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan untuk motor di atas 2010, baik motor 2-tak maupun 4-tak, CO maksimal yang diperbolehkan ialah 4,5 persen dan HC 2.000 ppm.

Ribut Wahyudi, Kepala Bengkel Honda Bintang Motor Cinere, mengatakan, pemilik tidak perlu risau tak bakal lolos uji emisi jika kondisi motor prima atau dengan melakukan servis.

"Syarat supaya lulus uji emisi adalah sangat simpel sekali yaitu dengan melakukan perawatan atau servis rutin," kata Ribut kepada Kompas.com, Rabu (27/10/2021).

Baca juga: Pengendara Motor Tak Kenal Kata Stabil Melainkan Seimbang

"Karena dengan melakukan servis rutin maka kondisi motor terkait pembakaran akan lebih sempurna dan tidak menimbulkan polusi. Begitu juga sebaliknya jika tidak melakukan servis maka kondisi motor jauh lebih berpolusi dan bahkan boros," katanya.

Uji Emisi Kendaraan Bermotor di Kantor DLH JakartaKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Uji Emisi Kendaraan Bermotor di Kantor DLH Jakarta

Hendro Sucipto, Service Advisor Yamaha Flagship Shop Semarang mengatakan, setiap servis motor, ada prosedur yang dilakukan mekanik. Pengecekan kondisi motor mencakup 22 titik komponen.

”Kami akan selalu berupaya melayani konsumen dengan maksimal. Sehingga masyarakat bisa puas dan motornya bisa digunakan dengan aman dan nyaman, tanpa gangguan pada salah satu komponennya,” ujar Hendro.

Baca juga: Antisipasi Libur Nataru, Pembatasan Mobilitas Bakal Berlaku Lagi?

Untuk bengkel resmi Yamaha kata Hendro, setidaknya ada tiga bagian yang dilakukan yaitu pemeriksaan, pembersihan dan penyetelan.

”Khusus untuk sepeda motor injeksi ada tambahan, seperti pemeriksaan sistem injeksi dan mencetak hasilnya, kemudian mengecek indikator Warning Light yang terdapat pada panel indikator,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.