Kota Medan Terapkan E-Parking dengan Sistem Pembayaran Nontunai

Kompas.com - 19/10/2021, 09:12 WIB
Wali Kota Medan, Bobby Nasution melakukan simulasi pembayaran dalam acara peluncuran sistem e-Parking di Jalan Zainul Arifin. KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALIWali Kota Medan, Bobby Nasution melakukan simulasi pembayaran dalam acara peluncuran sistem e-Parking di Jalan Zainul Arifin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kota Medan, SUmatera Utara telah resmi menerapkna program e-Parking dengan sistem pembayaran nontunai pada Senin, (18/10/2021).

Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyebutkan, program ini diambil untuk mengoptimalkan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir di pinggir jalan, yang selama ini ditengarai banyak kebocoran.

Baca juga: Mandalika Street Circuit Diklaim Jadi Trek Paling Canggih

Akan ada 22 titik lokasi parkir di Medan yang akan menggunakan sistem pembayaran nontunai. Untuk kedepannya, Pemerintah Kota Medan berencana akan memperluas secara bertahap.

"Ada 22 titik yang akan memberlakukan sistem ini dan nanti akan diperluas secara bertahap, dengan pembayaran nontunai," kata Bobby dilansir Kompas.com Senin (18/10/2021).

Pembayaran parkir dengan sistem nontunai ini dapat dilakukan dengan uang elektronik yang dikeluarkan oleh perbankan. Pembayaran parkir dapat menggunakan kartu Brizzi, TapCash, e-Money Mandiri dan uang elektronik lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Petugas parkir Koridor Ngapeman Jalan Honggowongso, Joko Waluyo menunjukkan alat parkir elektronik dalam soft launching di Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/5/2019).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Petugas parkir Koridor Ngapeman Jalan Honggowongso, Joko Waluyo menunjukkan alat parkir elektronik dalam soft launching di Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/5/2019).

Selain pilihan kartu uang elektronik, pengendara juga bisa menggunakan aplikasi QR Code atau scan QRIS. Pengendara juga dapat menggunakan kartu E-Toll sebagai alat pembayaran.

Alat yang dipegang oleh masing-masing jukir juga telah dilengkapi dengan aplikasi QRIS yang bisa langsung dihubungkan dengan dompet elektronik yang ada pada ponsel pengendara.

Baca juga: Jadi Tuan Rumah WSBK dan MotoGP, Bendera Indonesia Dilarang Berkibar

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara Soekowardojo dalam sambutannya mengatakan, adanya progran parkir nontunai juga mendukung kebijakan pemerintah untuk mempercepat pembayaran nontunai di masyarakat.

"Program ini sejalan dengan program Presiden Joko Widodo, untuk mempercepat pembayaran nontunai di masyarakat," kata Soekowardojo.

Bagi warga yang tak memiliki kartu atau aplikasi uang elektronik, tak perlu khawatir karena masih tetap bisa memarkir kendaraan di kawasan yang telah ditentukan.

Warga menempelkan kartu e-parkir di mesin parkir elektronik non-tunai di kawasan Singosaren, Serengan, Solo, Jateng, Jumat (9/3/2018).KOMPAS.com/Labib Zamani Warga menempelkan kartu e-parkir di mesin parkir elektronik non-tunai di kawasan Singosaren, Serengan, Solo, Jateng, Jumat (9/3/2018).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.