Kompas.com - 01/10/2021, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengguna jalan tol di Indonesia memang sangat beragam. Misalnya ada yang santai, lane hogger, sampai yang agresif juga bisa ditemui di jalan tol.

Salah satu kejadian yang cukup sering terjadi di jalan tol adalah mobil yang menyalip dari sisi kiri dan pindah lajur secara agresif. Seperti pada video yang diunggah akun Dashcam Indonesia di Instagram, memperlihatkan mobil putih menyalip dari kiri dan hampir menabrak perekam.

Pada video tersebut, mobil perekam ada di lajur kanan dan ada truk di lajur tengah. Namun ketika mau mendahului truk, mobil putih dari sisi kiri menyalip dan memotong lajur kanan.

Baca juga: Video Viral Mobil Ditilang karena Bawa Sepeda di Kabin, Polisi Akui Salah dan Minta Maaf

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

 

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, kejadian seperti ini memang sering terjadi. Kadang mereka yang menyalip tadi merasa punya hak mendahului dari segala arah karena lebih cepat.

“Perkara tidak aman, itu urusan nomor dua, ini masuk kategori pengemudi agresif yang bisa memicu kecelakaan,” ucap Sony kepada Kompas.com, Kamis (30/9/2021).

Mereka juga kerap beralasan tanggung, jadi tidak mau mengurangi kecepatannya. Memang, mengemudi di jalan tol sebaiknya dalam kecepatan yang konstan, tapi bukan berarti tidak menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas.

Baca juga: Innova Nekat Terabas Banjir dengan Ketinggian Air hingga Kap Mesin

Jadi jika macet, sesuaikan dengan kondisinya, jangan paksa kebut-kebutan. Begitu juga ketika jalan tol sepi, jangan memacu kendaraan lebih dari batas kecepatan, karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Jika bertemu pengemudi seperti ini, jaga jarak dengan kurangi kecepatan. Menutup lajur bukan solusi yang benar jika akhirnya terlibat benturan,” ucap Sony.

Jadi, lebih baik beri saja ruang untuk mereka yang lebih cepat walau dari sisi yang salah. Karena yang utama di jalan raya adalah keselamatan, bukan cari siapa yang benar atau salah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.