Video Pengemudi Mobil Refleks Hindari Mobil Terguling di Tol

Kompas.com - 28/09/2021, 07:02 WIB
Ilustrasi kecelakaan mobil terbalik. SHUTTERSTOCKIlustrasi kecelakaan mobil terbalik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan mobil menghindari tabrakan di ruas jalan tol.

Pada video yang diunggah oleh akun Dashcam Indonesia, terlihat mobil sedang melaju di lajur kanan jalan tol. Selang beberapa detik, tiba-tiba terlihat mobil berwarna putih dari arah kiri hilang kendali hingga terguling ke lajur kanan.

Sontak pengemudi mobil itupun langsung refleks banting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan. Beruntungnya, pengemudi mobil berhasil menghindar sehingga tidak menyebabkan kecelakaan beruntun.

Baca juga: Jangan Asal Ganti, Ini Pentingnya Spion Motor

Sikap refleks pengemudi mobil yang merekam kejadian melalui kamera yang dipasang di dasbor (dashcam) itupun mendapat banyak pujian dari warganet.

Pasalnya, ketika ada insiden atau mobil yang tiba-tiba melakukan pengereman, pengemudi yang berada di belakang kebanyakan tidak siap mengantisipasi kondisi tersebut. Tak heran sejumlah pengendara harus lebih waspada saat berada di lajur kanan, terutama di jalan tol.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menanggapi hal ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sonny Susmana mengatakan, untuk menghindari kondisi seperti itu, pengemudi bisa melakukan emergency braking.

Menurut Sony, emergency braking adalah salah satu teknik meminimalisir risiko parah akibat kecelakaan. Dengan cara mengerem sambil membanting setir ke kanan atau kek kiri, namun dengan catatan tersedia ruang yang aman buat mobil.

“Seringkali dibarengi dengan teknik avoid ke area yang dirasa paling aman. Tetapi semua itu hanya usaha yang tidak serta merta menyelamatkan,” ucap Sony saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/9/2021).

Baca juga: Ciri-ciri Kampas Rem Mobil Sudah Harus Ganti

Sony melanjutkan, pengemudi harus menerapkan rumus emergency braking yang benar, yaitu mengerem dalam kondisi kendaraan lurus dan melakukan injakan ke pedal rem dengan cara pompa, remas, atau block (ABS). Untuk melakukan ini, konsentrasi penuh pengemudi mutlak dibutuhkan.

“Ketika menghindar disarankan saat kecepatannya sudah rendah dan terkontrol. Sebab, jika melakukan pengereman sambil menghindar bisa membuat kendaraan selip dan hilang kontrol,” kata dia.

Sony melanjutkan, emergency braking juga harus didukung oleh kemampuan skill pengemudi yang mempuni, sehingga reaksinya bisa tepat waktu.

“Alangkah lebih baik kalau pengemudi melakukan antisipasi dengan jaga kecepatan dan jarak aman. Sehingga tidak perlu melakukan emergency braking,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.