Honda dan GM Saling Berbagi Teknologi Bikin Mobil Listrik Murah

Kompas.com - 09/09/2021, 08:22 WIB
Ilustrasi aliansi Honda dan GM gm.comIlustrasi aliansi Honda dan GM

JAKARTA, KOMPAS.comHonda Motor berencana membuat kendaraan listrik bekerja sama dengan General Motors. Rencananya, lebih dari 50 persen komponen akan dibuat sama untuk menekan biaya produksi.

Dilansir dari Nikkei (8/9/2021), perusahaan asal Jepang dan Amerika Serikat itu bakal membangun mobil listrik yang sangat mirip dari kemitraan ini.

Saat ini Honda sedang mengembangkan e:Architecture untuk EV ukuran menengah, kemudian akan digunakan oleh GM.

Baca juga: Mobil Diesel Diisi Pertalite, Petugas SPBU Kuras Tangki Mobil

Honda e meluncur di Tokyo Motor Show 2019Azwar Ferdian/Kompas.com Honda e meluncur di Tokyo Motor Show 2019

Honda akan memberikan informasi mengenai desain platform EV. Termasuk juga struktur bodi dan komponen penggerak utama. Diperkirakan platform ini siap dipasarkan pada akhir 2020-an.

Sebagai imbalannya, GM akan berbagi informasi tentang pengembangan teknologi elektrifikasi. Secara umum kedua mobil hanya akan dibedakan dari desain eksterior dan interior.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti diketahui, baik Honda maupun GM saat ini berada di bawah tekanan untuk mengurangi dampak lingkungan dari produk-produk mereka, serta mempercepat peralihan ke mobil listrik.

Baca juga: Sama-sama Balap Motor, Apa Perbedaan MotoGP dan WorldSBK?

Chevrolet Trax mendadak diburu konsumen Chevrolet Trax mendadak diburu konsumen

Untuk menekan biaya sambil menciptakan inovasi baru, sejumlah merek otomotif berusaha untuk berkolaborasi agar dapat bertahan.

Untuk diketahui, dalam mengembangkan satu model EV dibutuhkan sekitar 50 miliar yen atau setara Rp 6,4 triliun.

Sementara biaya baterai menyumbang sekitar 40-50 persen dari biaya produksi. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan produksi EV, diperlukan sekitar 10 miliar yen (Rp 1,2 triliun) hingga 15 miliar yen (Rp 1,9 triliun).

Baca juga: Insentif PPnBM dan Kelangkaan Cip, Titik Gundah Industri Otomotif

Taiwan rajai industri mobil listrikDok. Pixabay.com Taiwan rajai industri mobil listrik

Dengan berbagi platform EV, Honda dan GM akan dapat menstandardisasi motor, baterai, inverter, dan komponen utama lainnya.

Kolaborasi semacam ini akan menghemat biaya melalui pemesanan suku cadang yang sama dalam jumlah besar.

Honda dan GM bukan merek otomotif satu-satunya. Sebelumnya sudah ada Nissan Motor dan Renault, yang beraliansi dengan Mitsubishi Motors, yang berbagi sekitar 70 persen komponen.

Mulai dari motor EV, baterai, dan suku cadang lainnya pada platform mobil listrik murah yang bakal meluncur pada 2022.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.