Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Krisis Cip, Hyundai Tetap Kejar Produksi di Indonesia Tahun Ini

Kompas.com - 03/09/2021, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memastikan kalau target proses produksi mobil di dalam negeri melalui pabrik Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, masih bertahan alias tidak berubah.

Pasalnya, selama proses pembangunan pabrik pihak perseroan terus lakukan pembaruan informasi secara global maupun nasional, dan mempersiapkan beragam hal supaya tepat sasaran.

Termasuk mengenai krisis kelangkaan cip semikonduktor yang terjadi di seluruh dunia serta menggoncang industri otomotif global kini.

Baca juga: Hyundai Indonesia Lirik Teknologi Mobil Otonom

Pembangunan pabrik Hyundai di Indonesia terus berjalan di tengah pandemi coronaIstimewa Pembangunan pabrik Hyundai di Indonesia terus berjalan di tengah pandemi corona

"Memang kita ketahui, seluruh pabrikan otomotif sedang mengalami kejadian serupa yaitu krisis cip. Ini bahkan menyebar ke industri lainnya yang memakai komponen serupa seperti handphone," ujar Chief Operating Officer HMID Makmur saat ditemui, Kamis (3/9/2021).

"Dari Hyundai sendiri, kondisi tersebut tidak begitu berpengaruh karena ada hitung-hitungannya. Jadi, target kita di Indonesia belum ada perubahan (soal pabrik dan produksi)," lanjut dia.

Adapun target yang dimaksud ialah penyelesaian pembangunan pabrik pada akhir tahun ini, dilanjutkan dengan produksi perdana. Saat ini, progress-nya diklaim sudah mencapai 95 persen.

"Kita akhir tahun sudah ada rencana untuk start production. Sekarang, kita sudah masuk dalam trial persiapan semuanya," ucap Makmur.

Baca juga: Penjualan Produk Elektrik Toyota Kian Membaik

Hyundai Kona Electric 2021. SUV elektrik ini menawarkan pembaruan dibanding model sebelumnya.Kompas.com/Setyo Adi Hyundai Kona Electric 2021. SUV elektrik ini menawarkan pembaruan dibanding model sebelumnya.

Memanfaatkan lahan seluas 77 hektare, pembangunan pabrik tersebut ialah salah satu bukti komitmen Hyundai untuk menggarap pasar Indonesia yang melalui pemanfaatan investasi sebesar 1.154 miliar dollar AS.

Bila pabrik telah terbangun di Indonesia, merek otomotif asal Korea Selatan ini dapat memproduksi kendaraan listrik hingga 250.000 unit tiap tahunnya.

"Untuk produk yang akan dibangun, kita belum bisa katakan secara rinci. Tapi, dalam memproduksi suatu tipe ada analisanya berapa minimum kuantitas yang diperlukan, pasar, dan lain sebagainya," kata Makmur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.