Kompas.com - 12/08/2021, 17:41 WIB
Ilustrasi jumper aki mobil GridOto.com/RyanIlustrasi jumper aki mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa permasalahan pada kendaraan bermotor yang sudah lama tidak digunakan seiring pemberlakuan pembatasan masyarakat pada tiga pekan belakangan ini, bisa saja muncul.

Salah satunya ialah aki mobil tekor lantaran tidak pernah dihidupkan. Dalam skenario terburuk, permasalahan terkait menjalar ke beberapa sektor lainnya tetapi pemilik tidak perlu khawatir.

Sebab, jika darurat mobil dengan aki tekor masih dapat dihidupkan melalui jumper yang memanfaatkan suplai arus listrik dari mobil lain yang normal.

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Jika Bertemu Mobil Lawan Arah Saat Macet?

Tutorial jumper aki mobilMMKSI Tutorial jumper aki mobil

Hanya saja, sebagaimana dikatakan Kepala Bengkel Auto2000 Cibinong Deni Adrian, saat melakukan jumper aki, pastikan menggunakan kabel yang bagus kualitasnya serta terbuat dari bahan yang cukup tebal.

Karena, arus listrik yang digunakan untuk memutarkan dinamo starter tergolong besar. Jika kabel berukuran kecil dengan kualitas seadanya, maka akan lebih cepat panas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Proses jumper baiknya memakai kabel khusus jumper, karena kalau menggunakan alat lain lebih berisiko dan bisa terjadi korsleting,” ucap Deni kepada Kompas.com belum lama ini.

Menurut Deni, proses jumper tergolong mudah. Namun, kalau salah dalam melakukannya bisa berbahaya sehingga mengetahui urutan dan proses sangat penting.

Baca juga: Dampak Parkir Mobil di Bidang Jalan yang Miring

Tutorial jumper aki mobilMMKSI Tutorial jumper aki mobil

Sebelum melakukannya, pastikan transmisi mobil yang ingin di-jumper berada di posisi N untuk tipe manual, dan di posisi P untuk tipe matik. Matikan juga seluruh kelistrikan agar beban listrik menjadi ringan.

Kemudian, hubungkan kabel jumper positif (biasanya warna merah) ke kutub aki positif di masing-masing mobil.

Selanjutnya, kabel jumper negatif (warna hitam) ditempatkan di kutub aki negatif mobil yang berfungsi. Sementara ujung kabel negatif lainnya dijepit di bagian bodi, sasis, atau bagian metal lainnya dari mobil yang mogok.

Baca juga: Masuk Semester Dua, Daihatsu Catat Pertumbuhan Positif

“Tunggu beberapa saat, lalu nyalakan mobil yang akinya normal, injak sedikit pedal gas hingga 1.000 rpm. Biarkan mesin menyala, sambil Anda starter mobil yang akinya tekor itu,” ucap Deni.

Biarkan kabel masih terpasang di kedua mobil meskipun dalam keadaan menyala. Kalau mesin masih sulit menyala atau tidak ada reaksi, diamkan dulu beberapa saat agar proses pengisian tenaga jadi lebih banyak.

Tahap akhir, copot kabel jumper dimulai dari kutub negatif mobil yang akinya tekor, lalu kutub negatif mobil satunya. Setelah itu, lepas kabel jumper di kutub positif dengan urutan yang sama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.