Kompas.com - 12/08/2021, 17:34 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Video viral di media sosial memperlihatkan pengemudi mobil yang terus berada di jalur kanan jalan tol, meski ada pengemudi lain di belakangnya yang ingin menyusul.

Dalam video yang diunggah akun Instagram, Dashcam Owners Indonesia, terlihat pengemudi mobil terus berada di sisi kanan meski berjalan pelan, serta tidak mau pindah jalur memberi jalan.

Baca juga: Tawaran Baru Yamaha untuk Valentino Rossi

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

 

"Pengguna Jalur Kanan yg tidak mau minggir. Masih aja ada yg seperti ini, sudah di kasih lampu dim tetep aja ga mau minggir,begitu disalip dia marah..???????? Lokasi Tol JORR, 11/08/21, Honda HRV F 1294 JC," tulis keterangan video, dikutip Kamis (12/8/2021).

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) menjelaskan bahwa jangan berlama-lama berada di jalur paling kanan.

Jalan tol memiliki beberapa jalur berdasarkan keperluan dan tingkat kecepatannya. Adapun jalur paling kanan digunakan untuk mendahului kendaraan di depan.

Baca juga: Lelang Vespa 946 Christian Dior Terjual Rp 1,35 Miliar, Ini Kata Pembelinya

Jalan Tol Serang Panimbang Jalan Tol Serang Panimbang

Kejadian yang sering terjadi ialah mobil berjalan konstan di jalur paling kanan. Perilaku ini salah, karena idealnya setelah berhasil menyalip seharusnya kembali lagi ke kiri atau jalur tengah.

"Kalau sudah berhasil menyalip, jangan terlalu lama berjalan di lajur kanan agar tidak ada pengguna jalan lain yang menyalip lewat sisi kiri," kata Sony saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Sony mengatakan, banyak yang tidak paham bahwa lajur paling kanan hanya untuk mendahului. Selain itu, diam di disi kanan juga berisiko karena masih banyak mobil yang lebih kencang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.