Truk Jangan Pasang Klakson Telolet dan Harus Pakai RUP

Kompas.com - 18/06/2021, 18:31 WIB
Truk trailer Isuzu DOK. IAMITruk trailer Isuzu

SEMARANG, KOMPAS.com – Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DIY beru saja melantik Pengurus DPD Aptrindo Jateng dan DIY masa bakti 2021 – 2026. Pelantikan dilakukan di MG Setos Hotel Semarang, Jumat (11/6/2021).

Setelah pelantikan, Aptrindo Jateng dan DIY langsung membuat berbagai gebrakan, salah satunya mengenai keselamatan di jalan raya. Keselamatan dalam berlalu lintas tentunya juga harus diterapkan oleh para pengusaha truk.

Wakil Ketua Bidang Sarana & Prasarana Angkutan DPD Aptrindo Jateng dan DIY Yanuar Iswara mengingatkan anggotanya untuk tidak menggunakan klakson telolet dan memasang Rear Underrun Protector (RUP).

Baca juga: Lampu Kabut Jangan Dibiarkan Nyala Terus

Yanuar IswaraDOK. APTRINDO JATENG DAN DIY Yanuar Iswara

Klakson telolet ternyata sering menjadi penyebab kebocoran udara pada air tank. Sehingga udara di tangki habis dan menyebabkan rem blong. Sedangkan RUP berguna untuk meminimalisir terjadinya korban jika terjadi kasus tabrak belakang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yanuar mengutip imbauan ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi Soerjanto Tjahjono saat acara pelantikan.

Soerjanto mengatakan, tidak usah berdebat soal ukuran RUP, pokoknya pasang saja dahulu sehingga bisa menahan kendaraan yang menabrak agar tidak masuk ke kolong truk.

“Yang penting lakukan sesuatu yang bisa menahan kendaraan yang menabrak dari belakang agar tidak masuk ke kolong truk dan bisa menghidupkan air bag-nya setelah terbentur,” kata Soerjanto dalam siaran resmi yang Kompas.com terima, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: 4 Motor Sport 250 cc Jadul 4-Silinder

Penghargaan dari KNKT untuk Aptrindo Jateng dan DIYDOK. APTRINDO JATENG DAN DIY Penghargaan dari KNKT untuk Aptrindo Jateng dan DIY

“Kita akan senantiasa mengingatkan kepada anggota soal keselamatan dengan melakukan hal-hal konkret. Sehingga tidak terjadi kasus konyol yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain pada akhirnya,” kata Yanuar.

Aptrindo Jateng dan DIY juga paling intens berhubungan dengan KNKT. Kemudian diwujudkan dengan selalu mendengar, mendukung, dan mengimplemetasikan semua rekomendasi KNKT soal keselamatan di jalan.

“Penghargaan yang diberikan oleh KNKT akhir tahun 2020 kepada Aptrindo Jateng dan DIY sebagai salah satu pelopor keselamatan angkutan jalan membuat kami punya tanggung jawab moril sangat berat untuk mengutamakan faktor keselamatan,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.