Daftar Lelang Motor Dinas Eks Kementerian, Mulai Rp 500.000

Kompas.com - 18/06/2021, 15:12 WIB
Tangkapan layar laman lelang Honda Tiger GL 200 di situs lelang.go.id. Tangkapan layar laman lelang Honda Tiger GL 200 di situs lelang.go.id.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengikuti lelang jadi salah satu opsi guna mendapatkan sepeda motor bekas dengan modal minim. Apalagi pemerintah telah memfasilitasi portal lelang resmi di situs lelang.go.id.

Dari pantauan Redaksi Kompas.com, Jumat (18/6/2021), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III akan melelang beberapa sepeda motor dinas eks kementerian secara daring dalam situs tersebut pada waktu dekat ini.

Salah satunya, terdapat Honda GL 100 produksi tahun lama yang dilelang dengan limit Rp 500.000. Jika mengincar sepeda motor dengan tahun produksi yang lebih muda, ada pula Honda Tiger GL 200S tahun 2005 yang dilelang dengan limit Rp 1 juta.

Baca juga: Daihatsu Resmi Luncurkan Rocky 1.200 cc, Harga Mulai Rp 170 Jutaan

Namun perlu diingat, limit atau harga pembuka lelang yang rendah jauh dari rata-rata harga pasaran bisa diartikan bahwa unit yang dilelang memiliki kondisi minus.

Ilustrasi Honda GL 100 Ilustrasi Honda GL 100

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak hanya minus pada bodi motor, bisa saja terdapat kerusakan pada bagian mesin, kaki-kaki, ataupun komponen kelistrikan. Oleh karena itu, jangan mudah terpancing gengsi dan menghabiskan seluruh dana yang dimiliki untuk memenangkan lelang.

Alokasikan dana tambahan untuk melakukan perbaikan dan mengurus surat-surat kepemilikan jika memenangkan lelang sepeda motor yang diikuti.

Baca juga: Begini Nasib Konsumen Daihatsu yang Terlanjur SPK Saat PPnBM 50 Persen

Bagi yang berminat bisa langsung melakukan pendaftaran dan wajib menyetor uang jaminan ke nomor virtual yang didapatkan usai mendaftar. Batas penyetoran uang jaminan untuk mengikuti lelang paling lambat satu hari sebelumnya.

Uang tersebut nantinya dikembalikan jika peserta gagal memenangkan lelang. Lalu untuk pemenangnya bisa melanjutkan proses sampai turun surat keterangan untuk mengurus dokumen balik nama kendaraan.

Ilustrasi lelangGetty Images/iStockphoto/siraanamwong Ilustrasi lelang

Pemenang lelang wajib melunasi pokok lelang ditambah bea lelang sebesar 3 persen paling lambat 5 hari kerja setelah pelaksanaan lelang.

Baca juga: Lampu Kabut Jangan Dibiarkan Nyala Terus

Apabila tidak dilunasi, pemenang lelang akan dinyatakan wanprestasi alias gagal bayar. Uang jaminan yang telah dibayarkan sebelum mengikuti lelang akan disetorkan sepenuhnya ke Kas Negara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X