Sepeda Boleh Keluar Jalur, Pengamat Sebut Inkonsistensi Kebijakan

Kompas.com - 02/06/2021, 09:42 WIB
Warga berolah raga di kawasan JaIan Sudirman, Jakarta, Minggu (28/6/2020). Warga tetap berolah raga meski Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) ditiadakan di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin dengan alasan menghindari terjadinya kerumunan warga untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAWarga berolah raga di kawasan JaIan Sudirman, Jakarta, Minggu (28/6/2020). Warga tetap berolah raga meski Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) ditiadakan di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin dengan alasan menghindari terjadinya kerumunan warga untuk mencegah penyebaran COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya mengizinkan untuk pesepeda jenis road bike keluar dari jalur khusus sepeda. Namun, kebijakan ini dinilai berpotensi menimbulkan dampak negatif.

Izin melintas di luar jalur sepeda pada Jalan Sudirman-Thamrin pada hari Senin-Jumat akan dibatasi dari pukul 05.00-06.30 WIB. Setelah jam yang ditentukan, sepeda road bike harus masuk ke dalam jalur sepeda yang sudah disediakan.

Baca juga: Sepeda dan Motor Lewat Sudirman-Thamrin, Perhatikan Hal Ini

Kebijakan tersebut tentunya menuai pro dan kontra, baik dari pakar safety driving dan safety riding, serta pemerhati masalah transportasi.

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi, mengatakan, permasalahan lalu lintas di Jakarta yang sangat urgent adalah masalah kemacetan. Kemacetan di Jakarta sulit diatasi karena kapasitas jalan yang sudah tidak seimbang lagi.

Warga berolah raga di kawasan JaIan Sudirman, Jakarta, Minggu (28/6/2020). Warga tetap berolah raga meski Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) ditiadakan di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin dengan alasan menghindari terjadinya kerumunan warga untuk mencegah penyebaran COVID-19ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA Warga berolah raga di kawasan JaIan Sudirman, Jakarta, Minggu (28/6/2020). Warga tetap berolah raga meski Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) ditiadakan di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin dengan alasan menghindari terjadinya kerumunan warga untuk mencegah penyebaran COVID-19

Kapasitas jalan yang terbatas, ditambah lagi dengan adanya jalur khusus sepeda, tentunya akan mereduksi kapasitas jalan untuk kendaraan bermotor dan akan menambah tingkat kemacetan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ironisnya lagi bahwa jalur khusus sepeda yang sudah tersedia tidak berfungsi secara maksimal. Dalam arti, masih banyak sepeda yang keluar dari jalur tersebut menggunakan lajur yang digunakan untuk kendaraan bermotor," ujar Budiyanto, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Sepeda Boleh Keluar Jalur, Begini agar Tidak Terjadi Gesekan

Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) Pasal 122 huruf C, dengan jelas telah mengatur bahwa kendaraan tidak bermotor dilarang menggunakan jalur kendaraan bermotor jika sudah disediakan jalur khusus tidak bermotor.

Budiyanto mengatakan, adanya kebijakan baru memperbolehkan pesepeda road bike keluar dari jalur sepeda menunjukkan ketidakkonsistenan Pemerintah Daerah dalam menjalankan peraturan.

"Sudah barang tentu kebijakan ini akan dapat menimbulkan dampak kemacetan dan cukup membahayakan dari aspek keamanan dan keselamatan, baik untuk pesepeda itu sendiri maupun pengguna jalan yang lain," kata Budiyanto.

Petugas Dinas Perhubungan menata lajur khusus sepeda di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Sabtu (27/6/2020). Pemprov DKI Jakarta resmi meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin pada Minggu (28/6/2020), dengan alasan menghindari terjadinya kerumunan warga untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA Petugas Dinas Perhubungan menata lajur khusus sepeda di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Sabtu (27/6/2020). Pemprov DKI Jakarta resmi meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin pada Minggu (28/6/2020), dengan alasan menghindari terjadinya kerumunan warga untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Budiyanto menambahkan, potensi kecelakaan cukup tinggi mengingat jalan tersebut cukup padat dan ramai. Walaupun, hanya berlaku dari pukul 05.00-06.30 WIB.

Menurutnya, penerapan di lapangan nantinya akan sulit dilakukan pengawasan, bisa jadi melewati atau melebihi waktu yang telah ditentukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.